Bagikan"pusat data bank tentang utang yang masih harus dibayar oleh debitur dan potongan bagi semua peminjam, dilakukan oleh bagian kredit pada suatu bank; buku besar utang ini dapat terdiri atas buku besar pembantu bagi sistem komputerisasi akuntansi bank atau dalam sistem yang belum otomasi, posisi pinjaman setiap nasabah dicatat dalam setiap kartu debitur; jumlah seluruh posisi pinjaman Bukubesar umum secara otomatis diperbarui ketika jurnal penjualan dan buku besar pembantu piutang dagang diperbarui. Semua surat diterima oleh salah satu dari lima karyawan di bagian surat-menyurat di mana cek dan slip permintaan pembayaran dicocokkan dan dua salinan daftar pembayaran disiapkan. Informasiakuntansi secara kumulatif disimpan dalam buku besar umum dan buku besar pembantu. Buku besar umum berisi ringkasan data untuk setiap akun aset kewajiban, ekuitas, pendapatan dan beban. Memperbarui dilakukan secara berkala, misalnya setiap hari, disebut sebagai batch processing. Meskipun batch processing lebih murah dan lebih Tahapposting buku besar, dilakukan secara berkala dan memiliki tahapan seperti yang di bawah ini: Buku besar dan buku besar pembantu pengertian buku besar akuntansi adalah: Transaksi yang terjadi dicatat sesuai dengan jenisnya dalam beberapa jurnal. Kemudian, secara berkala, misalnya setiap bulan, . Apalagiuntuk perusahaan dagang yang telah memiliki banyak transaksi adanya buku besar pembantu piutang akan sangat diperlukan. Up to 80 Off. Contoh Buku Besar Pembantu Piutang Perusahaan Dagang Buku Pendidikan Keuangan Ad Book Besar Hotels. Contoh buku besar pembantu piutang. Pencatatan dalam buku besar pembantu piutang lazimnya dilakukan langsung dari bukti-bukti seperti faktur nota kredit 2 Posting dari buku besar khusus ke buku besar umum dilakukan secara berkala pada akhir bulan 3. Pada setiap akhir bulan dari buku besar pembantu disusun daftar saldo piutang dan saldo utang 4. Jumlah daftar saldo piutang harus sama dengan saldo akun piutang dagang di buku besar umum, demikian pula daftar saldo utang harus sama dengan saldo Bukubesar pembantu pada umumnya terdapat tiga jenis yaitu buku besar pembantu utang, buku besar pembatnu piutang dan buku besar pembantu persediaan. 1. Buku besar pembantu utang ( account payable subsidiary), buku pembantu ini berfungsi sebagai tempat untuk mencatat perubahan utang kepada kreditor secara individual atau khusus. Pahamiapa itu pengertian jurnal penerimaan kas (cash receipt journal) dan jurnal pengeluaran kas (cash disbursement journal), perbedaan format di antara keduanya serta contoh pencatatan atau penerapannya yang akan dijelaskan oleh Blog Mekari Jurnal.Dalam suatu perusahaan tidak lepas dari jurnal penerimaan dan pengeluaran kas.Keduanya sangat penting untuk disajikan secara benar dan tepat. Postingdari jurnal ke akun buku besar dilakukan secara berkala. Misalnya setiap satu minggu, dua minggu atau setiap akhir bulan. Mencatat nama kreditor atau nama-nama pada buku besar pembantu. Untuk memberi tanda (√) atau nomor buku besar pembantu, jika buku besar pembantu telah dicatat pada akun yang bersangkutan. Setelahpencatatan dalam buku besar pembantu dilakukan, pada kolom referensi dalam masing-masing jurnal diberi tanda Secara berkala, misalnya pada akhir bulan saldo akun-akun dalam buku besar pembantu diikhtisarkan dalam sebuah daftar yang disebut Daftar Utang Usaha. Total dari daftar saldo ini harus sama dengan saldo akun Utang Usaha dalam Perbedaanantara akun buku besar pembantu dan buku besar terletak pada cara akun tersebut digunakan. Misalnya, grosir biasanya akan mempertahankan akun pendapatan untuk penjualan. Akun ini adalah akun buku besar umum tingkat atas, karena mengumpulkan semua informasi penjualan berdasarkan periode. Pedagang grosir kemungkinan memiliki akun klien Postingke buku besar dan buku pembantu biasanya dilakukan dari buku jurnal. Jumlah personal yang dibutuhkan tergantunng pada struktur organisasinya dan teknologi yang digunakan. kemudian secara berkala ditutup ke perkiraan laba belum dibagi. Debit perkiraan ini dapat dipandang sebagai pengurangan atas modal. Misalnya penambahan pada Sistempencatatan persediaan barang dagang dilakukan untuk memudahkan suatu perusahaan dalam mengelola transaksi pembelian maupun penjualan yang dilakukan. Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.14 butir 4, Inventory atau persediaan barang dagang bisa didefinisikan sebagai aset perusahaan yang sengaja dibeli dan disimpan, kemudian Didalam buku besar pembantu piutang terdapat rincian data debitur, nominal tagihan, dan cara pembayaran secara kredit dilakukan setiap tanggal yang dilakukan oleh customer. Kedua jenis S ubsidiary L edger atau buku besar ini merupakan perpanjangan dari perubahan akun utang dan piutang yang dicatat keseluruhan di dalam buku besar umum. Halamanini menjelaskan Arti Kata buku besar pembantu menurut Kamus Ekonomi. Kata Pencarian: Cari. Beranda; Kamus Ekonomi pembukuan beberapa transaksi pada satu perkiraan secara berurutan dan sekaligus: pusat data bank tentang utang yang masih harus dibayar oleh debitur dan potongan bagi semua peminjam, dilakukan oleh bagian kredit pada tIAsH9. Pengertian Buku Besar Pembantu Buku besar pembantu adalah Perkiraan dalam pembukuan yang merupakan perincian dari pos-pos perkiraan dalam buku besar subsidiary ledger. Otoritas Jasa Keuangan Definisi Buku Besar Pembantu Buku besar pembantu menyimpan rincian untuk akun kontrol buku besar umum. Setelah informasi dicatat dalam buku besar pembantu, informasi tersebut secara berkala diringkas dan diposting ke akun pengendali di buku besar, yang pada gilirannya digunakan untuk menyusun laporan keuangan perusahaan. Sebagian besar akun di buku besar bukan akun kontrol; sebaliknya, transaksi individu dicatat langsung ke dalamnya. Buku besar pembantu digunakan ketika ada sejumlah besar informasi transaksi yang akan mengacaukan buku besar. Situasi ini biasanya muncul di perusahaan dengan volume penjualan yang signifikan. Dengan demikian, tidak diperlukan buku besar pembantu di perusahaan kecil. Jenis Buku Besar Pembantu Buku besar pembantu dapat diatur untuk hampir semua akun buku besar umum. Namun, mereka biasanya hanya dibuat untuk area di mana terdapat volume transaksi tinggi, yang membatasi penggunaannya pada beberapa area. Contoh buku besar pembantu adalah Buku besar utang Buku besar piutang Buku besar aktiva tetap Buku besar persediaan Buku besar pembelian Sebagai contoh informasi dalam buku besar pembantu, buku besar persediaan dapat berisi transaksi tentang penerimaan menjadi persediaan, pergerakan persediaan ke lantai produksi, konversi menjadi barang jadi, pelaporan skrap dan pengerjaan ulang, penghapusan persediaan usang, dan penjualan ke pelanggan. Contoh Buku Besar Pembantu Dengan memiliki rincian aktivitas piutang dalam buku besar pembantu, karyawan di departemen kredit suatu perusahaan dapat mengakses informasi penjualan kredit tanpa harus mengakses informasi apa pun di buku besar. Dalam sistem penetapan biaya pesanan, lembar biaya pekerjaan atau catatan biaya pekerjaan akan berfungsi sebagai buku besar pembantu yang berisi rincian akun buku besar umum Barang dalam Proses. Akun Barang Dalam Proses sekarang akan menjadi akun kontrol yang berisi jumlah ringkasan untuk bahan langsung, tenaga kerja langsung, overhead pabrik yang diterapkan, transfer ke barang jadi, dll. Personil manufaktur akan memiliki akses penuh ke lembar biaya pekerjaan tanpa memiliki akses ke informasi lain di buku besar. Pengertian, Tujuan, dan Contoh Jurnal UmumSeptember 13, 2022Pengertian, Tujuan, dan Contoh Jurnal UmumSeptember 13, 2022Pengertian, Tujuan, dan Contoh Jurnal PenyesuaianSeptember 15, 2022Pengertian, Tujuan, dan Contoh Jurnal PenyesuaianSeptember 15, 202210 Fungsi Jurnal Umum dan Jurnal Khusus dalam Laporan KeuanganAugust 1, 202210 Fungsi Jurnal Umum dan Jurnal Khusus dalam Laporan KeuanganAugust 1, 20227 Perbedaan Utang dan Piutang dalam AkuntansiApril 19, 20227 Perbedaan Utang dan Piutang dalam AkuntansiApril 19, 2022 Hal penting jika Anda menjalankan sebuah usaha adalah mempunyai pencatatan keuangan. Kondisi keuangan pada sebuah usaha perlu terpantau secara rinci agar dapat menentukan strategi untuk langkah berikutnya. Dalam akuntansi, pencatatan keuangan menggunakan dua kumpulan catatan transaksi yang sering disebut buku besar umum general ledger dan buku besar pembantu subsidiary ledger. Kedua buku tersebut sangat diperlukan dalam pencatatan keuangan dan sangat penting bagi keberlangsungan sebuah usaha. Download Sekarang Skema Perhitungan Harga Software Akuntansi HashMicro Dalam akuntansi, buku besar adalah catatan rinci keuangan sebuah perusahaan dalam periode tertentu. Jika buku besar umum lebih dikenal dengan jenis pencatatan keuangan secara keseluruhan. Buku besar pembantu adalah jenis pencatatan keuangan yang lebih detail dan spesifik. Membuat pencatatan keuangan dengan mudah dapat dengan menggunakan software akuntansi terbaik. Melalui pencatatan keuangan otomatis seperti penggunaan software akuntansi, akan mencegah kesalahan yang akan terjadi. Pencatatan keuangan usaha merupakan hal yang krusial sehingga pencatatannya harus jelas dan rinci, dengan menggunakan software akuntansi tercanggih pencatatan akan tercatat dengan rapi. Ketahui skema perhitungan harganya sebelum memulai menggunakan software akuntansi. Melalui artikel ini kami akan menjelaskan pengertian buku besar pembantu, fungsi, macam-macam, kelemahan, dan lain-lain. Baca Juga 6 Software Akuntansi Terbaik untuk Bisnis Anda! Pengertian Buku Besar Pembantu Sumber Buku besar pembantu atau subsidiary ledger adalah buku pencatatan keuangan yang isinya perpanjangan dari buku besar umum. Buku besar pembantu memuat catatan keuangan yang lebih detail dan spesifik mengenai transaksi tertentu. Transaksi dikelompokkan menjadi satu kategori transaksi yang sama dalam subsidiary ledger. Hal ini dimaksud agar perusahaan dapat dengan lebih mudah merinci secara detail atas transaksi yang dilakukan. Buku ini merupakan perluasan yang merupakan rincian detail dari akun-akun tertentu dan perubahannya. Apabila ada detail informasi transaksi yang tidak ada di buku besar umum, Anda dapat menemukannya pada buku besar pembantu. Macam Buku Besar Pembantu Subsidiary ledger memiliki beberapa jenis, setidaknya terdapat 5 lima jenis buku besar pembantu yang sesuai dengan akun yang terdapat pada sistem akuntansi. Banyaknya jenis buku besar tergantung pada banyaknya akun yang perusahaan miliki. Setiap perusahaan memiliki buku besar pembantu yang berbeda sesuai dengan jenis perusahaan. Jenis buku besar pembantu di perusahaan dagang memiliki dua akun yang menjadi acuan. Akun tersebut yaitu hutang dan piutang. Berikut adalah penjelasannya Buku besar pembantu utang Buku besar pembantu utang adalah buku yang berisi kumpulan catatan transaksi utang yang telah perusahaan lakukan. Perubahan jumlah nominal kepada kreditur dapat juga perusahaan catat dalam buku besar ini. Informasi yang jelas mengenai siapa kreditur pemberi utang akan terlihat jelas jika menyusun buku besar pembantu utang. Tidak hanya itu saja, nominal serta cara pembayarannya sekali saja dalam tempo tertentu atau berkala dapat terlihat juga. Buku besar pembantu piutang Buku besar pembantu piutang adalah kebalikan dari buku besar utang, berisi kumpulan history piutang atau tagihan dari langganan kredit. Dalam hal ini, pihak lain membeli barang yang dijual oleh perusahaan dengan melakukan transaksi penjualan kredit. Buku besar pembantu piutang berisi catatan rincian data debitur, nominal tagihan, dan cara pembayaran secara kredit yang dilakukan pembeli pada setiap tanggalnya. Jika buku besar umum hanya mengambil informasi penting seperti nominal utang dan piutangnya saja. Buku besar umum juga lebih dikenal dengan perkiraan induk dari akun piutang dan utang tersebut. Jenis buku besar pembantu utang dan piutang ini adalah perpanjangan secara lebih detail dan spesifik dari perubahan utang maupun piutang yang telah tercatat secara keseluruhan di buku besar umum. Baca Juga 7 Manfaat Penting Sistem Akuntansi bagi Perusahaan Fungsi Buku Besar Pembantu Penerapan subsidiary ledger di perusahaan tentu akan memberi manfaat yang baik. Mengimplementasikan sebuah sistem akuntansi untuk membuat buku besar tentunya akan menambah manfaat karena sistem yang otomatis akan meringankan beban pekerjaan seorang akuntan. Berikut fungsi dari buku besar pembantu dalam perusahaan Proses penyusunan laporan keuangan menjadi mudah dan meminimalisir adanya kesalahan pencatatan pada buku besar umum karena dalam subsidiary ledger tercatat dengan rinci. Buku besar pembantu dapat menjadi pembanding ketelitian pencatatan buku besar umum karena rincian saldo yang ada pada buku besar pembantu lebih detail dan jelas. Pada pengerjaan laporan akuntansi keuangan di sebuah perusahaan, buku ini dapat menjadi pembagian tugas. Buku ini mempermudah mencari informasi mengenai jumlah akun dari pihak yang terkait. Download Sekarang Skema Perhitungan Harga Software Akuntansi HashMicro Sumber Pencatatan Buku Besar Pembantu Sumber Pada sebuah pencatatan transaksi, hal yang utamanya adalah sumber pencatatan. Jika sebuah pencatatan transaksi tidak ada sumber pencatatannya, laporan keuangan dapat dikatakan fraud atau kecurangan karena tidak ada bukti transaksinya. Oleh karena itu, Anda harus memahami sumber pencatatan dalam buku pembantu. Contoh-contoh dari sumber pencatatan keuangan adalah faktur, nota, bukti penerimaan kas, kwitansi dan sebagainya. Sumber-sumber inilah yang menjadi segala bukti transaksi yang berakibat pada perubahan nominal akun utang-piutang tersebut. Metode yang dilakukan untuk memasukkan data dari sumber pencatatan ada beberapa cara, yang pertama adalah melakukan pencatatan di dalam buku jurnal umum kemudian dibukukan ke buku besar dan setiap pos jurnal wajib diposting secara individu maupun kolektif. Cara kedua adalah, melakukan pencatatan di buku pembantu. Dengan membuat daftar saldo setiap akhir periode tertentu berdasarkan akun pada buku pembantu tersebut. Manfaat Sumber Pencatatan Buku Besar Pembantu Perusahaan yang masih menerapkan pembuatan laporan keuangan secara manual sudah pasti membuat pencatatan buku besar pembantu. Dengan membuat pencatatan subsidiary ledger, akan memberikan banyak manfaat untuk perusahaan dalam menyusun laporan keuangan. Berikut ini adalah manfaat dari membuat subsidiary ledger Permudah penyusunan laporan Manfaat yang akan Anda rasakan jika membuat subsidiary ledger adalah penyusunan laporan keuangan perusahaan menjadi mudah. Laporan keuangan harus dibuat secara benar dan harus dipertanggungjawabkan. Adanya buku besar pembantu akan meminimalisir kesalahan yang ada di buku besar utama. Sebagai cross check Sumber Dengan adanya subsidiary ledger, Anda dapat menguji ketelitian yang sudah disusun oleh para accounting pada buku besar umum. Anda dapat membandingkan catatan saldo akhir yang ada di subsidiary ledger dan buku besar umum. Pencatatan akan mendekati hasil yang sempurna karena dapat langsung melakukan cross check. Hasil laporan menjadi lebih rapi Akuntan membagi tugasnya untuk mengerjakan general ledger dan mengerjakan pencatatan subsidiary ledger agar tidak tercampur dan lebih rapi. Setelah melakukan pekerjaannya, mereka akan mencocokkan kedua buku tersebut di akhir periode. Dengan begini, hasil laporan akan menjadi lebih rapi dan relevan. Data bisa ditemukan dengan cepat Dengan adanya subsidiary ledger, melihat rincian jumlah utang maupun piutang akan lebih cepat karena rincian seperti jumlah utang maupun piutang telah tercatat.. Jika pada suatu waktu ada pihak lain yang menanyakan jumlah transaksi yang dilakukan, contohnya berapa nilai uang terkini. Anda dapat mengetahui secara cepat dengan melihat catatan di subsidiary ledger. Download Sekarang Skema Perhitungan Harga Software Akuntansi HashMicro Kelemahan Buku Besar Pembantu Subsidiary ledger memang mempunyai manfaat untuk perusahaan, namun Anda juga harus mengetahui kelemahan yang ada pada buku besar pembantu. Dengan mengetahui kelemahannya, Anda dapat membuat perencanaan sebelum memulai subsidiary ledger. Berikut ini adalah kelemahan subsidiary ledger yang harus Anda ketahui Biaya lebih besar Jika perusahaan ingin membuat buku besar piutang, perlu diketahui dana adalah salah satu hal penting dalam proses pembuatannya. Untuk memulai pembukuan, dana tambahan yang harus dikeluarkan tidaklah sedikit. Perusahaan dengan banyak klien yang berbeda pasti membutuhkan jenis pembukuan yang berbeda pula sesuai dengan klien yang Anda miliki. Oleh karena itulah Anda harus memikirkan dengan matang sebelum memutuskan untuk memulai sebuah pembukuan. Butuh tenaga kerja ahli Membuat pembukuan tambahan piutang tidaklah mudah sehingga tidak semua orang dapat mengerti sepenuhnya akan pembukuan tambahan piutang. Perlunya meng-hire akuntan yang handal jika ingin membuat subsidiary ledger. Meng-hire seorang akuntan baru berarti Anda memerlukan biaya tambahan lagi, belum lagi jika transaksi yang terjadi pada perusahaan Anda sedang banyak, tidak cukup jika hanya mempekerjakan satu akuntan saja. Tidak terhindar dari error Menggunakan sebuah sistem yang baik dan teknologi yang tinggi, pegawai yang andal dalam membuat sebuah pembukuan bukan berarti Anda akan terhindar dari sebuah error. Error akan tetap ada karena yang menginput data adalah seorang manusia yang bisa saja melakukan sebuah kesalahan ketika menginput data. Jika menggunakan sebuah sistem pun Anda tetap harus berhati-hati karena bisa saja sistem tersebut error sehingga data yang diolah menimbulkan kesalahan. Perhitungan yang manual maupun otomatis juga memiliki peluang untuk salah sehingga tidak terjamin akan adanya bebas error. Namun yang dapat kita lakukan adalah meminimalisir kesalahan yang ada. Baca juga Sistem Akuntansi – Pengertian, Unsur, Manfaat, Karakteristik, dan Fitur Kesimpulan Subsidiary ledger adalah turunan pembukuan yang sangat penting bagi sebuah perusahaan karena laporan keuangan merupakan hal yang sangat krusial. Jika Anda ingin memulai subsidiary ledger, Anda harus mengetahui kelebihan dan kekurangannya terlebih dahulu. Meski mempunyai kekurangan, memulai subsidiary ledger tetap harus Anda pertimbangkan agar laporan keuangan perusahaan semakin baik. Download Sekarang Skema Perhitungan Harga Software Akuntansi HashMicro Untuk memulainya, Anda dapat menggunakan sebuah sistem akuntansi tercanggih agar meminimalisir kesalahan yang ada. Penggunaan sistem akuntansi akan membantu Anda mempermudah penginputan data dan menghemat waktu karena sistem yang Anda pakai akan otomatis memproses data yang telah Anda input. Dengan akurasi yang tinggi, pembukuan akan teranalisis secara mendalam dan akurat. Gunakan sistem akuntansi terbaik dari HashMicro. Ketahui skema perhitungan harganya di sini. Tertarik Mendapatkan Tips Cerdas Untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis Anda? Jonathan Kurniawan penulis konten yang memiliki passion yang dalam dalam menulis dan teknologi. Berkomitmen untuk menulis konten yang informatif, menarik, dan bermakna bagi pembaca, Jonathan terus menciptakan konten yang membuat pembaca merasa terhubung dan terinspirasi. Seperti kata bijak, belajar memang tidak ada habisnya. Manusia dituntut untuk selalu belajar kapanpun, dimanapun, dan di umur berapapun. Begitu juga dengan akuntansi. Banyak hal yang harus dipelajari di bidang akuntansi terutama bagi para pelaku bisnis. Pasalnya, akuntansi memainkan peranan penting untuk mengetahui bagaimana kinerja suatu bisnis dan menjadi kunci untuk menentukan strategi dan langkah dalam akuntansi, ada yang namanya Buku Besar, yang merupakan suatu alat atau tempat bagi pelaku bisnis untuk melakukan pencatatan atas perubahan-perubahan yang terjadi karena transaksi yang dilakukan. Informasi atas perubahan yang terjadi yang tercatat pada Buku Besar tersebut berfungsi bagi pelaku usaha atau orang-orang yang memerlukan informasi tersebut untuk mengetahui transaksi mana yang mempengaruhi perubahan pada sejumlah akun yang apa yang dimaksud dengan Buku Besar Pembantu?Apa Itu Buku Besar Pembantu?Buku Besar Pembantu biasanya berisikan tentang rincian yang mendukung akun kendali pada buku besar umum. Contohnya, buku besar pembantu untuk piutang dagang yang mencakup informasi untuk setiap penjualan kredit perusahaan kepada pelanggan, pengiriman uang setiap pelanggan, pengembalian barang dagangan, diskon, dan lain sebagainya. Dengan informasi dari rincian-rincian tersebut berada di dalam buku besar pembantu, maka akun Piutang pada buku besar dapat melaporkan total jumlah untuk aktivitas piutang besar akun yang ada pada buku besar bukan merupakan akun kontrol, sebaliknya, transaksi individu akan dicatatkan langsung di dalamnya. Bagi yang masih asing dengan apa yang dimaksud dengan akun kontrol, akun kontrol atau control account dalam bahasa inggris merupakan sebuah akun pengawas’ dimana akun ini digunakan untuk mengontrol atau membatasi sesuatu, misalnya seperti piutang yang nilai pastinya ingin dikendalikan oleh umumnya, Buku Besar Pembantu digunakan pada saat ada banyak informasi transaksi yang dirasa akan mengacaukan buku besar. Biasanya hal seperti ini akan muncul pada perusahaan yang memiliki volume atau tingkat penjualan yang tinggi sehingga perusahaan kecil jarang ada yang membutuhkan menggunakan Buku Besar sekelompok akun yang memiliki sifat yang sama disebut juga dengan Buku Besar Pembantu. Contohnya seperti, piutang individu dicatatkan di dalam buku besar pembantu piutang usaha. Jenis-jenis Buku Besar Pembantu dan ContohnyaSeperti yang disebutkan di atas bahwa Buku Besar Pembantu merupakan kelompok akun yang memiliki sifat yang sama, berikut di bawah ini beberapa jenis Buku Besar Pembantu yang perlu diketahui Buku Besar Pembantu Utang Usaha Accounts Payable Subsidiary LedgerBuku Besar Pembantu Utang Usaha adalah buku besar akuntansi yang menunjukkan riwayat atas transaksi dan jumlah hutang yang dimiliki kepada setiap pemasok dan dasarnya, Utang Usaha Account Payable merupakan suatu perpanjangan kredit dari pemasok yang memberi bisnis, dalam hal ini pembeli dalam transaksi, waktu untuk membayar persediaan. Buku besar pembantu untuk hutang usaha ini berfungsi untuk mencatat semua hutang akun yang dimiliki oleh perusahaan. Ketentuan pembayarannya sendiri berbeda-beda, ada yang 30, 60, atau 90 dapat memiliki berbagai hutang baik kepada vendor maupun pemasok pada waktu tertentu. Biasanya hutang ini merupakan hutang jangka pendek atau kesepakatan antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Nantinya, jumlah total utang kepada pemasok atau vendor yang tercatat pada buku besar pembantu ini dicatatkan sebagai utang usaha Account Payable pada buku dari Buku Besar Pembantu Utang Usaha, PT Teknologi Karya Bangsa memiliki saldo buku besar yang menunjukkan total saldo utang sebesar Rp Akan tetapi, pihak manajemen ingin mengetahui kepada pemasok/vendor mana saja perusahaan tersebut berhutang dan berapa besaran jumlah utangnya. Informasi tersebut dapat ditemukan di dalam Buku Besar Pembantu Utang Usaha dimana tertulis sebagai berikut Buku Besar Pembantu UtangNama Vendor AJl. Ksatria Jaya No. 8, BekasiTglKetRefDebit RpKredit RpSaldo Debit RpJan11Saldo Besar Pembantu Piutang Usaha Accounts Receivable Subsidiary LedgerBuku Besar Pembantu Piutang Usaha adalah buku besar akuntansi yang menunjukkan transaksi serta riwayat atas pembayaran yang dilakukan oleh setiap yang diberikan perpanjangan kredit oleh perusahaan. Selain itu, saldo dari setiap akun pelanggan yang memiliki piutang juga secara berkala dicocokkan dengan saldo piutang yang ada pada buku besar untuk memastikan tingkat akurasi yang hanya itu, Buku Besar Pembantu Piutang Usaha juga berguna untuk melakukan pengecekan pada pelanggan yang membayar secara teratur serta memberikan informasi yang detail perihal bisnis yang dapat membantu agar operasional bisnis dapat menyesuaikan targetnya. Hal ini dikarenakan pada buku besar pembantu piutang usaha, terdapat informasi-informasi seperti demografi pelanggan berdasarkan keuntungan yang didapat, mencegah penipuan internal, memantau kewajiban lewat jatuh tempo, mengatur berbagai aspek pendapatan, dan juga menghindari kelebihan pembayaran dari Besar Pembantu PiutangNama Tuan JokoJl. Setiabudi X No. 10, JakartaTglKetRefDebit RpKredit RpSaldo Debit RpJan11Saldo Besar Pembantu Aset Tetap Fixed Assets Subsidiary LedgerBiasanya, Buku Besar Pembantu Aset Tetap digunakan untuk mengelola pembelian, penjualan, alokasi, dan penghentian aset tetap yang dilakukan oleh perusahaan. Buku ini juga dikenal sebagai Buku Besar Pembantu Peralatan Equipment Subsidiary Ledger’ atau sekedar Daftar Aset’. Sangat penting untuk melakukan pencatatan bagi perusahaan yang memiliki sejumlah besar aset yang dapat disusutkan. Penyusutan tersebut nantinya akan dicatatkan di dalam Buku Besar Pembantu Aset Tetap, dimana buku besar pembantu ini dapat memiliki informasi yang meliputi perolehan, biaya asli dan pelepasan barang, nilai sisa, akumulasi penyusutan, dan nilai buku saat ini. Yang tergolong ke dalam aset tetap, seperti peralatan, pabrik, mesin, perlengkapan kantor, peralatan komputer, gedung, maupun tanah. Dengan menggunakan buku besar pembantu aset tetap ini, perusahaan bisa mendapatkan informasi detail dari setiap aset tetap yang Besar Pembantu Aktiva TetapNomor Aktiva XX025 Harga Perolehan 350 jtTgl Pembelian 1/1/2015 Nilai Sisa 50 jtDibeli Dari Sumber Jaya Metode Depresiasi Garis LurusHarga Faktur 300 jt Taksiran Umur 2 tahunBiaya Kirim 5 jt Depresiasi Tahunan 30 jtBiaya Pemasangan 2,5 jt Lokasi JakartaHarga PerolehanAkumulasi DepresiasiNilai BukuTglKetDKSaldoTglKetDKSaldo1/1/2015Pembelian300jt300jt31/12/201530jt30jt270jt30/6/201615jt45jt255jt31/12/201615jt60jt240jt1/3/20175jt65jt235jt1/3/2017Dijual300jt65jtBuku Besar Pembantu Inventaris Inventory Subsidiary LedgerBuku Besar Pembantu Inventaris atau Persediaan biasanya mencatatkan transaksi-transaksi yang mempengaruhi persediaan yang dimiliki oleh perusahaan. Akan ada akun terpisah yang harus dibuat untuk setiap item atau barang yang dijual dan terdapat dalam inventaris. Setiap itemnya dapat dilacak dengan menggunakan tiga kolom entri, yaitu pembelian, penjualan, dan saldo ketiga kolom tersebut, bisa juga ditambahkan dengan kolom tambahan yang berfungsi untuk mencatat penyesuaian untuk pengembalian atau perubahan lainnya. Buku Besar Pembantu Inventaris berfungsi untuk memecah data penjualan dan persediaan yang dapat bermanfaat dalam analisis penjualan dan biaya. Biasanya saldo berjalan dari setiap item persediaan akan dimasukkan ke dalam setiap periode akuntansi baru, atau pada awal setiap Besar Pembantu InventarisPT. JAYA ABADIPersediaan - Komputer*dalam 000Max. 10 pembelian1 maksimum dan minimum pada pojok kanan atas hanyalah opsional. Bisa dicantumkan maupun tidak. Gunanya untuk mengetahui berapa banyak jumlah maksimum untuk dimiliki dan jumlah terendah sebelum harus membeli kembali.

buku besar pembantu dilakukan secara berkala misalnya pada