2 Manajemen Menurut George R. Terry. George R. Terry, penulis buku "Principles of Management" yang melegenda, memberikan pengertian manajemen yang hampir sama dengan A.F. Stoner. Manajemen adalah proses yang terbagi dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan serta pemanfaatan ilmu dan seni guna mencapai tujuan. 3. WebIDX tidak menetapkan kategori tersendiri untuk tulisan biasa, link, heading, dan sub-heading, sehingga banyak terdapat kesalahan dalam identifikasi derajat kepentingan dan fungsionalitas suatu tulisan. Salah satunya adalah salah mengidentifikasi tulisan yang biasa dengan yang berupa link karena terdapat. Perencanaanatau biasa disebut planning, merupakan suatu rangkaian proses kegiatan menyiapkan keputusan mengenai apa yang diharapkan terjadi (peristiwa, keadaan, suasana) dan apa yang akan dilakukan. Perencanaan meliputi tindakan, memilih dan menghubungkan fakta-fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa yang akan datang dalam hal memvisualisasikan dan merumuskan aktivitas By Shipper Indonesia. -. June 14, 2022. 0. 211. Sobat Shipper, pada artikel kali ini kita akan berkenalan dan memahami betul istilah dalam stock management, yakni FIFO, FEFO, dan LIFO. Nah, ketiga istilah ini umum digunakan dalam prosedur inventory management stok. Dimana inventory management sendiri, atau dapat pula disebut sebagai Dalamdunia bisnis, pasti ada beberapa definisi istilah dunia yang masih asing ditelinga Anda, misalnya adalah B2B. Istilah untuk merujuk ke jenis model bisnis, pengertian B2B atau Business to Business adalah transaksi yang dilakukan secara elektronik maupun fisik dan terjadi saat penjualan produk atau jasa yang diberikan oleh bisnis tersebut. Penyebabnyaadalah, karena basis akrual mampu memberikan gambaran yang lebih tepat terkait kinerja perusahaan, sehingga manajemen dapat membuat kebijakan yang lebih relevan ke depan. Mengutip majoo.id, basis akrual merupakan istilah akuntansi dan pembukuan, yang mengacu adanya penyesuaian sebelum diterbitkannya laporan keuangan. Transaksi Memahami65 Istilah Perhotelan Beserta Artinya ini penting agar traveler terhindar dari kesalahpahaman ketika menggunakan jasa hotel di Manado. Misalnya, masih banyak kasus ketika seorang tamu hotel yang telah memesan jauh hari kamar hotel yang diinginkannya, menjadi kecewa ketika berada di sebuah hotel bersama istri dan seorang anak remajanya. Expense(Beban) Istilah dalam dunia bisnis yang satu ini juga kadang banyak yang kurang paham dari arti yang sebenarnya. Beban atau expense adalah suatu penurunan nilai ekonomi, yang merupakan kas keluar atau aktiva yang berkurang. Beban juga biasanya dianggap sebagai kewajiban. Maksudnya sesuatu yang sudah diberikan dengan memiliki tujuan Mulaidari proses perancangan konsep, analisis proyek, inisialisasi proyek, desain, pembuatan sistem, testing, hingga implementasi dan perawatan. Itu dia 45 daftar istilah dan profesi manajemen proyek yang harus anda pahami di 2022 ini. Namun saat itu, dia menggunakan istilah yang berbeda dengan gubernur-gubernur pendahulunya. artinya polusi juga rendah. Dan itu yang akan kami lakukan," ujar Anies di kawasan Monas, Jakarta seminarmanajemen risiko baik di dalam maupun di luar negeri, diskusi dengan konsultan internasional di bidang manajemen risiko, maupun praktik manajemen risiko yang telah diterapkan pada bank. Dengan demikian, Modul ini bersifat up to date dari sisi pengetahuan manaje­ men risiko, sekaligus membahas praktik perbankan yang bersifat inter-. Kewajiban Hutang Dalam istilah keuangan, uang Istilahdalam himpunan ini (12) Istilah mana yang didefinisikan sebagai kumpulan komponen dan metode yang saling terkait dan selaras yang mengubah input menjadi output? sistem. Area fungsional manajemen ini penting karena merupakan kunci pencapaian tujuan organisasi, kepuasan pelanggan, dan perolehan keuntungan. Fungsi Manajemen Operasi Masihbanyak orang yang bingung dengan istilah-istilah dalam persamaan dasar akuntansi seperti aset, liabilitas dan ekuitas. Untuk mengetahuinya lebih lanjut maka akan dibahas secara lengkap di bawah ini. 1. Aset. Aset adalah kekayaan atau sumber daya yang dimiliki oleh suatu perusahaan yang diperoleh dari akibat peristiwa masa lalu. Jikakamu ingin masuk kejurussan yang berhubungan dengan komputer seperti Teknik Informatika, Sistem Informasi, Manajemen Informatika dll harus tau paling tidak sedikit banyak istilah-istilah tentang dunia IT berikut istilah-istilah yang akan sering kamu jumpai jika ingin masuk ke jurusan IT 1. Istilah dalam Komputer Hang : Menggantung / Macet. Soft copy : Salinan document dalam bentuk file. 2 Foto PUBG Mobile. Dalam game PUBG, knock memang menjadi istilah yang populer. Tapi tahukah kamu, ada istilah lain yang juga tak kalah populer. Berikut adalah istilah lainnya: 1. OP. OP berarti overpower yang bermakna ketika seorang pemain mengeliminasi lawan dengan mudah. 2. pTtkq. ISTILAH-ISTILAH DAN ASAS-ASAS MANAJEMEN MENURUT AL-QUR’AN MAKALAH Dipresentasikan Dalam Seminar Matakuliah Manajemen Pendidikan Islam Semester II Tahun Akademik 2015/2016 Oleh Ahmad Ari Suhud NIM 80200214025 Nurbiah NIM 80200214035 Dosen Pemandu Dr. H. Muh. Sain Hanafy, Dr. Muljono Damopolii, PASCASARJANA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI UIN ALAUDDIN MAKASSAR 2016 ISTILAH-ISTILAH DAN ASAS-ASAS MANJEMEN MENURUT AL-QUR’AN Oleh Ahmad Ari Suhud & Nurbiah I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam sebuah organisasi hal yang sangat penting adalah manajemen, karena manajemen dapat mengatur hal yang akan dilakukan oleh semua unsur yang ada dalam organisasi. Manajemen dalam organisasi pada dasarnya dimaksudkan sebagai suatu proses aktivitas penentuan dan pencapaian tujuan melalui pelaksanaan empat fungsi dasar planning, organizing, actuating, dan controling dalam penggunaan sumber daya organisasi. Oleh karena itu aplikasi manajemen organisai hakikatnya adalah amal perbuatan sumber daya manusia organisasi yang bersangkutan. Berkenaan dengan hal itu, al-qur’an telah menggariskan bahwa amal perbuatan manusia harus berorientasi bagi pencapaian ridha Allah SWT. Untuk mencapai ridha Allah tersebut harus berdasarkan niat yang ikhlas dan cara/usaha yang sesuai dengan hukum syariat Islam. Dengan demikian, keberadaan manajemen yang dilandasi dengan nilai-nilai al-qur’an dalam sebuah organisasi harus dipandang pula sebagai suatu sarana untuk memudahkan implementasi Islam dalam kegiatan organisasi. Implementasi nilai-nilai Islam berwujud pada difungsikannya Islam sebagai kaidah berfikir dan kaidah amal dalam seluruh kegiatan organisasi. Nilai-nilai Islam inilah sesungguhnya yang menjadi nilai utama organisasi. Oleh karena itu, dalam makalah ini penyusun akan mengkaji manajemen yang sesuai dengan nilai-nilai al-Qur’an baik dari sisi istilah manajemen maupun dari asas-asas manajemen. B. Rumursan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas maka yang menjadi permasalahan dalam penulisan makalah ini adalah 1. Bagaimana dinamika istilah manajemen menurut al-Qur’an? 2. Bagaimana ragam asas manajemen menurut al-Qur’an? C. Tujuan Tujuan makalah ini dimaksudkan untuk 1. Mengetahui dinamika istilah manajemen menurut al-Qur’an. 2. Memetakan ragam asas manajemen menurut al-Qur’an. II. PEMBAHASAN A. Dinamika Istilah Manajemen Menurut Al-Qur’an Manajemen dapat diartikan sebagai seni mengatur untuk memperoleh tujuan. Menurut Ricky W. Griffin manajemen berarti sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran goals secara efektif dan efisien.[1] Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisasi, dan sesuai dengan jadwal. Ramayulis menyatakan pengertian yang sama dengan hakikat manajemen dalam bahasa arab adalah al-tadbir pengaturan. Kata ini merupakan deviasi dari kata dabbara mengatur,[2] Namun, menurut Yunus dalam Syafaruddin lebih rinci lagi yakni kata yudabbiru diartikan mengarahkan, mengelola, melaksanakan, menjalankan, mengatur atau mengurusi. Asal kata dari dabbara artinya mengaturkan dan mudabbir artinya orang yang pandai mengatur atau pengatur dan mudabbar artinya yang diatur. [3] Kata dabbara dan sejenisnya setidaknya ditemukan sebanyak 4 kali di dalam ayat–ayat al Qur’an seperti firman Allah dalam QS Yunus/10 3. Ø¥ِÙ†َّ رَبَّÙƒُÙ…ُ ٱللَّÙ‡ُ ٱلَّذِÙŠ ØَÙ„َÙ‚َ ٱلسَّÙ…َٰÙˆَٰتِ ÙˆَٱلۡØ£َرۡضَ فِÙŠ سِتَّØ©ِ Ø£َÙŠَّامٖ ØُÙ…َّ ٱسۡتَÙˆَÙ‰ٰ عَÙ„َÙ‰ ٱلۡعَرۡØ´ِۖ ÙŠُدَبِّرُ ٱلۡØ£َÙ…ۡرَۖ Ù…َا Ù…ِÙ† Ø´َفِيعٍ Ø¥ِÙ„َّا Ù…ِÙ†ۢ بَعۡدِ Ø¥ِذۡÙ†ِÙ‡ِÛ¦ۚ ذَٰÙ„ِÙƒُÙ…ُ ٱللَّÙ‡ُ رَبُّÙƒُÙ…ۡ فَٱعۡبُدُوهُۚ Ø£َفَÙ„َا تَذَÙƒَّرُونَ Ù£ Terjemahnya Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ´Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa´at kecuali sesudah ada izin-Nya. Dzat yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran.[4] Sejalan dengan ayat di atas QS Yunus/10 31 Ù‚ُÙ„ۡ Ù…َÙ† ÙŠَرۡزُÙ‚ُÙƒُÙ… Ù…ِّÙ†َ ٱلسَّÙ…َآØ¡ِ ÙˆَٱلۡØ£َرۡضِ Ø£َÙ…َّÙ† ÙŠَÙ…ۡÙ„ِÙƒُ ٱلسَّÙ…ۡعَ ÙˆَٱلۡØ£َبۡصَٰرَ ÙˆَÙ…َÙ† ÙŠُØۡرِجُ ٱلۡØ­َÙŠَّ Ù…ِÙ†َ ٱلۡÙ…َÙŠِّتِ ÙˆَÙŠُØۡرِجُ ٱلۡÙ…َÙŠِّتَ Ù…ِÙ†َ ٱلۡØ­َÙŠِّ ÙˆَÙ…َÙ† ÙŠُدَبِّرُ ٱلۡØ£َÙ…ۡرَۚ فَسَÙŠَÙ‚ُولُونَ ٱللَّÙ‡ُۚ فَÙ‚ُÙ„ۡ Ø£َفَÙ„َا تَتَّÙ‚ُونَ ٣١ Terjemahnya Katakanlah "Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang Kuasa menciptakan pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?" Maka mereka akan menjawab "Allah". Maka Katakanlah "Mangapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?"[5] demikian pula dalam QS al-Rad/13 2. ٱللَّÙ‡ُ ٱلَّذِÙŠ رَفَعَ ٱلسَّÙ…َٰÙˆَٰتِ بِغَÙŠۡرِ عَÙ…َدٖ تَرَÙˆۡÙ†َÙ‡َاۖ ØُÙ…َّ ٱسۡتَÙˆَÙ‰ٰ عَÙ„َÙ‰ ٱلۡعَرۡØ´ِۖ ÙˆَسَØَّرَ ٱلشَّÙ…ۡسَ ÙˆَٱلۡÙ‚َÙ…َرَۖ ÙƒُÙ„ّٞ ÙŠَجۡرِÙŠ Ù„ِØ£َجَÙ„ٖ Ù…ُّسَÙ…ّٗÙ‰ۚ ÙŠُدَبِّرُ ٱلۡØ£َÙ…ۡرَ ÙŠُفَصِّÙ„ُ ٱلۡØ£ٓÙŠَٰتِ Ù„َعَÙ„َّÙƒُÙ… بِÙ„ِÙ‚َآØ¡ِ رَبِّÙƒُÙ…ۡ تُوقِÙ†ُونَ Ù¢ Terjemahnya Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang sebagaimana yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ´Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan makhluk-Nya, menjelaskan tanda-tanda kebesaran-Nya, supaya kamu meyakini pertemuanmu dengan Tuhanmu.[6] dan QS. al Sajdah/32 5. ÙŠُدَبِّرُ ٱلۡØ£َÙ…ۡرَ Ù…ِÙ†َ ٱلسَّÙ…َآØ¡ِ Ø¥ِÙ„َÙ‰ ٱلۡØ£َرۡضِ ØُÙ…َّ ÙŠَعۡرُجُ Ø¥ِÙ„َÙŠۡÙ‡ِ فِÙŠ ÙŠَÙˆۡÙ…ٖ Ùƒَانَ Ù…ِÙ‚ۡدَارُÙ‡ُÛ¥ٓ Ø£َÙ„ۡفَ سَÙ†َØ©ٖ Ù…ِّÙ…َّا تَعُدُّونَ Ù¥ Terjemahnya Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian urusan itu naik kepadanya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.[7] Dari empat ayat di atas terdapat kata yudabbiru al amra yang berarti mengatur urusan.[8] Dengan begitu, dapatlah dipahami bahwa manajemen erat kaitannya dengan pengaturan, maka al-Qur’an secara tegas memberikan informasi bahwa Allah swt. adalah pengatur manager yang mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan semesta alam. Istilah managemen dalam al-Quran selain menggunakan kata dabbara, juga menggunakan kata Idarah. Idarah adalah suatu keadaan timbal balik, berusaha supaya menaati peraturan yang telah ada.[9] Idarah dalam pengertian umum adalah segala usaha, tindakan dan kegiatan manusia yang berhubungan dengan perencanan dan pengendalian segala sesuatu secara tepat guna.[10] Sejalan dengan pendapat di atas manajemen disebut juga dengan سياسة- إدارة – تدبير yang bersal dari lafadz ساس – أدار – دبر. Menurut S. Mahmud al-Hawary,m anajemen al-idarah adalah mengetahui kemana yang dituju, kesukaran apa yang harus dihindari, kekuatan-kekuatan apa yang dijalankan, dan bagaimana mengemudikan kapal anda serta anggota dengan sebaik-baiknya tanpa pemborosan waktu dalam proses mengerjakannya.[11] Dari kata di atas memberi gambaran bahwa manajemen merupakan kegiatan, proses dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan akhir secara maksimal dengan bekerja sama sesuai pekerjeaannya masing-masing. Maka kebersamaan dan tujuan akhirlah yang menjadi fokus utama. Konsep manajemen dalam al-Qur’an sebenarnya tidak jauh berbeda dengan konsep manajemen secara umum. Baik dari pengertiannya maupun fungsinya, adapun istilah-istilah yang digunakan untuk menggambarkan fungsi manajemen diantaranya 1. Ø§Ù„ØªÙ†ØØÙŠØ Planning Planning yaitu perencanaan/gambaran dari sesuatu kegiatan yang akan datang dengan waktu, metode tertentu[12] sebagaimana firman Allah QS. al-Anfal/8 60 ÙˆَØ£َعِدُّواْ Ù„َÙ‡ُÙ… Ù…َّا ٱسۡتَØَعۡتُÙ… Ù…ِّÙ† Ù‚ُÙˆَّØ©ٖ ÙˆَÙ…ِÙ† رِّبَاØِ ٱلۡØَÙŠۡÙ„ِ تُرۡÙ‡ِبُونَ بِÙ‡ِÛ¦ عَدُÙˆَّ ٱللَّÙ‡ِ ÙˆَعَدُÙˆَّÙƒُÙ…ۡ ÙˆَØ¡َاØَرِينَ Ù…ِÙ† دُونِÙ‡ِÙ…ۡ Ù„َا تَعۡÙ„َÙ…ُونَÙ‡ُÙ…ُ ٱللَّÙ‡ُ ÙŠَعۡÙ„َÙ…ُÙ‡ُÙ…ۡۚ ÙˆَÙ…َا تُنفِÙ‚ُواْ Ù…ِÙ† Ø´َÙŠۡØ¡ٖ فِÙŠ سَبِيلِ ٱللَّÙ‡ِ ÙŠُÙˆَفَّ Ø¥ِÙ„َÙŠۡÙƒُÙ…ۡ ÙˆَØ£َنتُÙ…ۡ Ù„َا تُظۡÙ„َÙ…ُونَ Ù¦Ù Terjemahnya Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang yang dengan persiapan itu kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya dirugikan.[13] firman Allah QS al-Hasyar/59 18 ÙŠَٰٓØ£َÙŠُّÙ‡َا ٱلَّذِينَ Ø¡َامَÙ†ُواْ ٱتَّÙ‚ُواْ ٱللَّÙ‡َ ÙˆَÙ„ۡتَنظُرۡ Ù†َفۡسٞ Ù…َّا Ù‚َدَّÙ…َتۡ Ù„ِغَدٖۖ ÙˆَٱتَّÙ‚ُواْ ٱللَّÙ‡َۚ Ø¥ِÙ†َّ ٱللَّÙ‡َ Øَبِيرُۢ بِÙ…َا تَعۡÙ…َÙ„ُونَ ١٨ Terjemahannya Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok akhirat; dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan [14] Dari kedua ayat di atas menggambarkan bahwa Setiap apa yang akan diperbuat oleh manusia maka ia harus mempertanggung jawabkannya. Agama mengajarkan umatnya untuk membuat perencanaan yang baik dan terukur, karena setiap pekerjaan akan menimbulkan sebab dan akibat. Adanya perencanaan yang baik akan menimbulkan hasil yang baik. 2. التنظيم Organizing Terdapat dua kata bantu yang terdapat dalam al-Qur’an untuk mempelajari pengorganisasian ini. Kata tersebut adalah Shaff dan ummat. Kata shaff ini dengan organisasi. Jadi organisasi menurut analisis kata ini adalah suatu perkumpulan atau jamaah yang mempunyai sistem yang teratur dan tertib untuk mencapai tujuan bersama. [15] Dalam QS. al-Shaff /61 4 dikemukakan Ø¥ِÙ†َّ ٱللَّÙ‡َ ÙŠُØ­ِبُّ ٱلَّذِينَ ÙŠُÙ‚َٰتِÙ„ُونَ فِÙŠ سَبِيلِÙ‡ِÛ¦ صَفّٗا ÙƒَØ£َÙ†َّÙ‡ُÙ… بُÙ†ۡÙŠَٰÙ†ٞ Ù…َّرۡصُوصٞ Ù¤ Terjemahnya Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.[16] dan didalam QS Al-Imran/3103 Allah berfirman ÙˆَٱعۡتَصِÙ…ُواْ بِØ­َبۡÙ„ِ ٱللَّÙ‡ِ جَÙ…ِيعٗا ÙˆَÙ„َا تَفَرَّÙ‚ُواْۚ ÙˆَٱذۡÙƒُرُواْ Ù†ِعۡÙ…َتَ ٱللَّÙ‡ِ عَÙ„َÙŠۡÙƒُÙ…ۡ Ø¥ِذۡ ÙƒُنتُÙ…ۡ Ø£َعۡدَآØ¡ٗ فَØ£َÙ„َّفَ بَÙŠۡÙ†َ Ù‚ُÙ„ُوبِÙƒُÙ…ۡ فَØ£َصۡبَØ­ۡتُÙ… بِÙ†ِعۡÙ…َتِÙ‡ِÛ¦ٓ Ø¥ِØۡÙˆَٰÙ†ٗا ÙˆَÙƒُنتُÙ…ۡ عَÙ„َÙ‰ٰ Ø´َفَا Ø­ُفۡرَØ©ٖ Ù…ِّÙ†َ ٱلنَّارِ فَØ£َنقَذَÙƒُÙ… Ù…ِّÙ†ۡÙ‡َاۗ ÙƒَذَٰÙ„ِÙƒَ ÙŠُبَÙŠِّÙ†ُ ٱللَّÙ‡ُ Ù„َÙƒُÙ…ۡ Ø¡َايَٰتِÙ‡ِÛ¦ Ù„َعَÙ„َّÙƒُÙ…ۡ تَÙ‡ۡتَدُونَ Ù¡Ù Ù£ Terjemahnya Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu masa Jahiliyah bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.[17] Maksud dari kata shaff pada ayat pertama menurut al-Qurtubi adalah menyuruh masuk dalam sebuah barisan organisasi supaya terdapat keteraturan untuk mencapai tujuan.[18] Sedangkan ayat kedua hanya mengisyarakatkan pentingnya kebersamaan organisasi dan larangan bercerai berai didalam suatu ummat. Jadi prinsipnya semua harus dikerjakan sesuai dengan pengaturan masing-masing baik itu pembagian kerjanya agar tidak tumpang tindih dalam pelaksanaan tugasnya atau dengan prinsip “ringan sama dijinjing berat sama dipikul”. 3. ااتنسيق Actuating Proses manajemen actuating pengarahan merupakan hal yang sangat penting, karena secara langsung berhubungan dengan manusia yang bersangkutan di dalam prosesnya. Fungsi ini bisa dilakukan jika mempunyai perencanaan dan struktur organisasi yang matang. Menurut Terry dalam Zidarti actuating adalah usaha untuk menggerakkan semua anggota-anggota sedemikian rupa sehingga mereka berkeinginan untuk bekerja dengan ketulusan hati, dan mempunyai gairah untuk mewujudkan tujuan organisasi yang berdasarkan pada perencanaan serta penggorganisasian yang telah ada[19]. Di dalam QS. Al Taubah/9 105 Allah berfirman ÙˆَÙ‚ُÙ„ِ ٱعۡÙ…َÙ„ُواْ فَسَÙŠَرَÙ‰ ٱللَّÙ‡ُ عَÙ…َÙ„َÙƒُÙ…ۡ ÙˆَرَسُولُÙ‡ُÛ¥ ÙˆَٱلۡÙ…ُؤۡÙ…ِÙ†ُونَۖ Ùˆَسَتُرَدُّونَ Ø¥ِÙ„َÙ‰ٰ عَٰÙ„ِÙ…ِ ٱلۡغَÙŠۡبِ ÙˆَٱلشَّÙ‡َٰدَØ©ِ فَÙŠُÙ†َبِّئُÙƒُÙ… بِÙ…َا ÙƒُنتُÙ…ۡ تَعۡÙ…َÙ„ُونَ Ù¡Ù Ù¥ Terjemahnya Dan Katakanlah "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu'min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.[20] Dari ayat di atas dapatlah dipahami bahwa dibuthkan kerja keras, kerja cerdas dan kerjasama semua sumber, dan SDM harus dimaksimalkan dan dioptimalkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. 4. الرقابه Controlling Controling dapat didefinisikan sebagai proses untuk “menjamin” bahwa tujuan organisasi dan manajemen tercapai. Dalam Al-Qur’an menyebutkan mengenai mengontrol dan mengoreksi kepada diri sendiri dan ancaman bagi yang melanggarnya. Yaitu terdapat pada QS. Al-Tahrim/66 6 Allah berfirman ÙŠَٰٓØ£َÙŠُّÙ‡َا ٱلَّذِينَ Ø¡َامَÙ†ُواْ Ù‚ُÙˆٓاْ Ø£َنفُسَÙƒُÙ…ۡ ÙˆَØ£َÙ‡ۡÙ„ِيكُÙ…ۡ Ù†َارٗا ÙˆَÙ‚ُودُÙ‡َا ٱلنَّاسُ ÙˆَٱلۡØ­ِجَارَØ©ُ عَÙ„َÙŠۡÙ‡َا Ù…َÙ„َٰٓئِÙƒَØ©ٌ غِÙ„َاظٞ Ø´ِدَادٞ Ù„َّا ÙŠَعۡصُونَ ٱللَّÙ‡َ Ù…َآ Ø£َÙ…َرَÙ‡ُÙ…ۡ ÙˆَÙŠَفۡعَÙ„ُونَ Ù…َا ÙŠُؤۡÙ…َرُونَ Ù¦ Terjemahnya Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.[21] Sejalan dengan ayat di atas tentang pengawasan Allah swt. berfirman dalah QS. Qaf/50 17-19 ÙˆَÙ„َÙ‚َدۡ ØَÙ„َÙ‚ۡÙ†َا ٱلۡØ¥ِنسَٰÙ†َ ÙˆَÙ†َعۡÙ„َÙ…ُ Ù…َا تُÙˆَسۡÙˆِسُ بِÙ‡ِÛ¦ Ù†َفۡسُÙ‡ُÛ¥ۖ ÙˆَÙ†َØ­ۡÙ†ُ Ø£َÙ‚ۡرَبُ Ø¥ِÙ„َÙŠۡÙ‡ِ Ù…ِÙ†ۡ Ø­َبۡÙ„ِ ٱلۡÙˆَرِيدِ ١٦ Ø¥ِذۡ ÙŠَتَÙ„َÙ‚َّÙ‰ ٱلۡÙ…ُتَÙ„َÙ‚ِّÙŠَانِ عَÙ†ِ ٱلۡÙŠَÙ…ِينِ ÙˆَعَÙ†ِ ٱلشِّÙ…َالِ Ù‚َعِيدٞ Ù¡Ù§ Ù…َّا ÙŠَÙ„ۡفِظُ Ù…ِÙ† Ù‚َÙˆۡÙ„ٍ Ø¥ِÙ„َّا Ù„َدَÙŠۡÙ‡ِ رَÙ‚ِيبٌ عَتِيدٞ ١٨ Artinya 16. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. 17. yaitu ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. 18. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.[22] Pengawasan manajemen adalah suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya. Agar pencapaian tujuan dapat terlaksana dengan baik maka dibutuhkan pengontrolan, baik dalam bentuk supervisi, pengawasan, inspeksi hingga audit, sehingga dapat diketahu jika terjadi penyimpangan-penyimpangan sejak dini. B. Asas-Asas Manajemen Menurut Al-Qur’an Manajemen secara umum memiliki beberapa asas, al-Qur’an mensinyalir beberapa asas-asas manajemen diantaranya 1. Musyawarah Musyawarah adalah hal yang tidak boleh dilupakan oleh seorang leader yang hendak menuntaskan suatu perkara agar keputusan yang diambil bukan merupakan keputusan keputusan yang egois dari seorang manager artinya keputusan yang dihasilkan secara musyawarah. Pada umumnya metode musyawarah melahirkan keputasan yang matang karena melalui proses yang penuh pertimbangan. Agama memerintahkan agar semua urusan itu diputuskan dengan musyawarah. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Asy-Syura/42 38. Ùˆَٱلَّذِينَ ٱسۡتَجَابُواْ Ù„ِرَبِّÙ‡ِÙ…ۡ ÙˆَØ£َÙ‚َامُواْ ٱلصَّÙ„َÙˆٰØ©َ ÙˆَØ£َÙ…ۡرُÙ‡ُÙ…ۡ Ø´ُورَÙ‰ٰ بَÙŠۡÙ†َÙ‡ُÙ…ۡ ÙˆَÙ…ِÙ…َّا رَزَÙ‚ۡÙ†َٰÙ‡ُÙ…ۡ ÙŠُنفِÙ‚ُونَ ٣٨ Terjemahnya Dan bagi orang-orang yang menerima mematuhi seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka diputuskan dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. [23] Dan dalam QS. Ali-Imran/3 159 فَبِÙ…َا رَØ­ۡÙ…َØ©ٖ Ù…ِّÙ†َ ٱللَّÙ‡ِ Ù„ِنتَ Ù„َÙ‡ُÙ…ۡۖ ÙˆَÙ„َÙˆۡ Ùƒُنتَ فَظًّا غَÙ„ِيظَ ٱلۡÙ‚َÙ„ۡبِ Ù„َٱنفَضُّواْ Ù…ِÙ†ۡ Ø­َÙˆۡÙ„ِÙƒَۖ فَٱعۡفُ عَÙ†ۡÙ‡ُÙ…ۡ Ùˆَٱسۡتَغۡفِرۡ Ù„َÙ‡ُÙ…ۡ ÙˆَØ´َاوِرۡÙ‡ُÙ…ۡ فِÙŠ ٱلۡØ£َÙ…ۡرِۖ فَØ¥ِذَا عَزَÙ…ۡتَ فَتَÙˆَÙƒَّÙ„ۡ عَÙ„َÙ‰ ٱللَّÙ‡ِۚ Ø¥ِÙ†َّ ٱللَّÙ‡َ ÙŠُØ­ِبُّ ٱلۡÙ…ُتَÙˆَÙƒِّÙ„ِينَ ١٥٩ Terjemahnya Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. [24] Kandungan dari kedua ayat di atas adalah tuntutan dimana setiap orang baik itu pemimpin atau bukan sangat dituntut untuk tidak memiliki sifat egois, akan tetapi setiap permasalahan itu haruslah diselesaikan dengan musyawarah, contohnya urusan peperangan dan hal-hal duniawiyah lainnya, seperti urusan manajemen politik, ekonomi, kemasyarakatan dan lain-lainnya. 2. Efektif dan Efisien Menurut Wayan Sidarta; “pekerjaan yang efektif ialah pekerjaan yang memberikan hasil seperti rencana semula, sedangkan pekerjaan yang efisien adalah pekerjaan yang megeluarkan biaya sesuai dengan rencana semula atau lebih rendah, yang dimaksud dengan biaya adalah uang, waktu, tenaga, orang, material, media dan sarana.[25] Kedua kata efektif dan efisien selalu dipakai bergandengan dalam manajemen karena manajemen yang efektif saja sangat mungkin terjadinya pemborosan, sedangkan manajemen yang efisien saja bisa berakibat tidak tercapainya tujuan atau rencana yang telah ditetapkan. Ayat-ayat al-Qur’an yang dapat dijadikan acuan tentang efektif adalah QS. al-Kahfi/18 103-104. Ù‚ُÙ„ۡ Ù‡َÙ„ۡ Ù†ُÙ†َبِّئُÙƒُÙ… بِٱلۡØ£َØۡسَرِينَ Ø£َعۡÙ…َٰÙ„ًا Ù¡Ù Ù£ ٱلَّذِينَ ضَÙ„َّ سَعۡÙŠُÙ‡ُÙ…ۡ فِÙŠ ٱلۡØ­َÙŠَÙˆٰØ©ِ ٱلدُّÙ†ۡÙŠَا ÙˆَÙ‡ُÙ…ۡ ÙŠَØ­ۡسَبُونَ Ø£َÙ†َّÙ‡ُÙ…ۡ ÙŠُØ­ۡسِÙ†ُونَ صُÙ†ۡعًا Ù¡Ù Ù¤ Terjemahannya 103. Katakanlah "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? 104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.[26] Sedangkan tentang efesien Allah swt. berfirman dalam QS Al-Isra/7 26-27 ÙˆَØ¡َاتِ ذَا ٱلۡÙ‚ُرۡبَÙ‰ٰ Ø­َÙ‚َّÙ‡ُÛ¥ ÙˆَٱلۡÙ…ِسۡÙƒِينَ ÙˆَٱبۡÙ†َ ٱلسَّبِيلِ ÙˆَÙ„َا تُبَذِّرۡ تَبۡذِيرًا ٢٦ Ø¥ِÙ†َّ ٱلۡÙ…ُبَذِّرِينَ ÙƒَانُÙˆٓاْ Ø¥ِØۡÙˆَٰÙ†َ ٱلشَّÙŠَٰØِينِۖ ÙˆَÙƒَانَ ٱلشَّÙŠۡØَٰÙ†ُ Ù„ِرَبِّÙ‡ِÛ¦ Ùƒَفُورٗا Ù¢Ù§ Terjemahannya 26. Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros 27 Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.[27] Dari kedua ayat di atas memberikan gambaran ketika seseorang akan melakukan suatu pekerjaan maka dia harus mampu melakukannya secara efektif dan efesien begitupun dalam manajemen yang menjadi salah satu asasnya adalah efektif dan efesien agar tujuan yang ingin dicapai dan terealisasi secara sempurna. 3. Kebersamaan Berlatarbelakang sebagai makhluk sosial, maka manusia di muka bumi ini membutuhkan pasangan sehingga manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri, akan tetapi manusia membutukan kebersamaan. Demikian halnya juga dengan manajemen dalam perspektif Islam yang menuntut kebersamaan walaupun dipisahkan oleh jurang perbedaan dan berbagai profesi dan tingkatan dalam manajemen. Perintah untuk bersatu dan larangan bercerai berai dan permusuhan, sebagai firman Allah swt. dalam QS. Ali-Imran/3 103. ÙˆَٱعۡتَصِÙ…ُواْ بِØ­َبۡÙ„ِ ٱللَّÙ‡ِ جَÙ…ِيعٗا ÙˆَÙ„َا تَفَرَّÙ‚ُواْۚ ÙˆَٱذۡÙƒُرُواْ Ù†ِعۡÙ…َتَ ٱللَّÙ‡ِ عَÙ„َÙŠۡÙƒُÙ…ۡ Ø¥ِذۡ ÙƒُنتُÙ…ۡ Ø£َعۡدَآØ¡ٗ فَØ£َÙ„َّفَ بَÙŠۡÙ†َ Ù‚ُÙ„ُوبِÙƒُÙ…ۡ فَØ£َصۡبَØ­ۡتُÙ… بِÙ†ِعۡÙ…َتِÙ‡ِÛ¦ٓ Ø¥ِØۡÙˆَٰÙ†ٗا ÙˆَÙƒُنتُÙ…ۡ عَÙ„َÙ‰ٰ Ø´َفَا Ø­ُفۡرَØ©ٖ Ù…ِّÙ†َ ٱلنَّارِ فَØ£َنقَذَÙƒُÙ… Ù…ِّÙ†ۡÙ‡َاۗ ÙƒَذَٰÙ„ِÙƒَ ÙŠُبَÙŠِّÙ†ُ ٱللَّÙ‡ُ Ù„َÙƒُÙ…ۡ Ø¡َايَٰتِÙ‡ِÛ¦ Ù„َعَÙ„َّÙƒُÙ…ۡ تَÙ‡ۡتَدُونَ Ù¡Ù Ù£ Terjemahannya Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu masa Jahiliyah bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. [28] Dalam QS. At-Taubah/9 71 Allah SWT juga menyeru kita agar saling tolong menolong dalam kebaikan agar kebersamaan antara sesama muslim baik baik dia itu laki-laki atau perempuan. ÙˆَٱلۡÙ…ُؤۡÙ…ِÙ†ُونَ ÙˆَٱلۡÙ…ُؤۡÙ…ِÙ†َٰتُ بَعۡضُÙ‡ُÙ…ۡ Ø£َÙˆۡÙ„ِÙŠَآØ¡ُ بَعۡضٖۚ ÙŠَØ£ۡÙ…ُرُونَ بِٱلۡÙ…َعۡرُوفِ ÙˆَÙŠَÙ†ۡÙ‡َÙˆۡÙ†َ عَÙ†ِ ٱلۡÙ…ُنكَرِ ÙˆَÙŠُÙ‚ِيمُونَ ٱلصَّÙ„َÙˆٰØ©َ ÙˆَÙŠُؤۡتُونَ ٱلزَّÙƒَÙˆٰØ©َ ÙˆَÙŠُØِيعُونَ ٱللَّÙ‡َ ÙˆَرَسُولَÙ‡ُÛ¥ٓۚ Ø£ُÙˆْÙ„َٰٓئِÙƒَ سَÙŠَرۡØ­َÙ…ُÙ‡ُÙ…ُ ٱللَّÙ‡ُۗ Ø¥ِÙ†َّ ٱللَّÙ‡َ عَزِيزٌ Ø­َÙƒِيمٞ Ù§Ù¡ Terjemahannya Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka adalah menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh mengerjakan yang ma´ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. [29] Dari dua ayat di atas mengidentifikasikan betapa pentingnya kebersamaannya secara tersirat dan pentingnya tolong menolong secara tertulis dan larangan itu saling bermusuh musuhan. Jadi konsep kebersamaan dalam asas manajemen menurut al-qur’an merupakan hal yang sangat penting. Melakukan secara bersama-sama berjamaah. Berjamaah sangat diperlukan agar tidak bosan dan asal-asalan, sistim jamaah inilah sistim khas yang dimiliki oleh ummat islam dan tidak dimiliki oleh ummat lain. [30] Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-baqarah/2 43 sebagai berikut ÙˆَØ£َÙ‚ِيمُواْ ٱلصَّÙ„َÙˆٰØ©َ ÙˆَØ¡َاتُواْ ٱلزَّÙƒَÙˆٰØ©َ ÙˆَٱرۡÙƒَعُواْ Ù…َعَ ٱلرَّٰÙƒِعِينَ ٤٣ Terjemahannya Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku´lah beserta orang-orang yang ruku. [31] Melakukan secara bersama-sama berjamaah. Berjamaah sangat diperlukan agar tidak bosan dan asal-asalan, sistim jamaah inilah sistim khas yang dimiliki oleh ummat islam dan tidak dimiliki oleh ummat lain. Sehubungan dengan asas-asas manajemen di atas, berikut ini terdapat enam ciri-ciri manajemen islami sebagaimana yang dikemukakan oleh Effendi. 1. Manajemen berdasarkan akhlak yang luhur akhlakul karimah 2. Manajemen terbuka 3. Manajemen yang demokratis 4. Manajemen berdasarkan ilmiah 5. Manajemen berdasarkan tolong menolong ta’awun 6. Manajemen berdasarkan perdamaian[32] III. PENUTUP A. KESIMPULAN Istilah-istilah manajemen menurut al-qur’an menggunakan kata yudabbiru diartikan mengarahkan, mengelola, melaksankan, menjalankan, mengatur atau mengurusi. Asal kata dari dabbara artinya mengaturkan dan mudabbir artinya orang yang pandai mengatur atau pengatur dan mudabbar artinya yang diatur. Manajemen disebut pula dengan سياسة- إدارة – تدبير yang bersal dari lafadz ساس – أدار – دبر. Menurut S. Mahmud Al-Hawary manajemen al-idarah adalah mengetahui kemana yang dituju, kesukaran apa yang harus dihindari, kekuatan-kekuatan apa yang dijalankan, dan bagaimana mengemudikan kapal anda serta anggota dengan sebaik-baiknya tanpa pemborosan waktu dalam proses mengerjakannya. Asas-asas manajemen menurut al-qur’an diantaranya adalah musyawarah, efektif dan efesien dalam setiap aktivitas pekerjaan dan terkahir asas kebersamaan dimana manajemen tidak akan terlaksana tanpa adanya kebersamaan antara unsur-unsur yang ada didalam manajemen. B. SARAN Berdasarkan kesimpulan di atas penulis berharap dapat memberikan informasi tentang asas-asas dan istilah-istilah manajemen menurut al-Qur’an dan kami sangat mengharapkan agar dapat memberikan masukan-masukan yang bersifat konstruktif agar dapat direvisi dan disempurnakan dimasa mendatang. DAFTAR PUSTAKA Al Munjit Fil Loghat, Darul Masyreq, Beirut,tth. Arjuna, Weli, M. Faturrahman, Faturrahman, dan M. Nurul Huda. Pengorganisasian Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Hadits Kajian Al-Qur’an Dan Hadits Tematik. Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. Surabaya Duta Ilmu 2005. Fauzi , Imron, Manajemen Pendidikan ala Rasulullah, Jogjakarta Ar-ruzz Media, 2012. Effendy, Mochtar EK. Manajemen Suatu Pendekatan Berdasarkan Islam. Jakarta; Bhratara Karya Aksara 1989. KODI Kordinator Da’wah Islam DKI, Jakarta, Idaarah Masjid, Management Masjid. Nawawi, Hadari , Administrasi Pendidikan, Surabaya, CV. Haji Mas Agung, 1997. Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta Kalam Mulia, 2010 Sidarta , Made, Manajemen Pendidikan Indonesia, Jakarta, PT. Bina Aksara, 1999. Syafaruddin, Manajemen Lembaga Pendidikan Islam. Jakarta Ciputat Press, 2005. Zainarti. Manajemen Islami Perspektif Al-Qur’an, Jurnal Iqra’ Volume 08 Mei, 2014 [2]Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta Kalam Mulia, 2010.., h. 259 [3]Syafaruddin, Manajemen Lembaga Pendidikan Isla,. Jakarta Ciputat Press, 2005 h. 178 [4]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. Surabaya Duta Ilmu 2005. h. 279 [5]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [6]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [7]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [8]Imron Fauzi, Manajemen Pendidikan ala Rasulullah, Jogjakarta Ar-ruzz Media, 2012 h. 68 [9]Al Munjit Fil Loghat, Darul Masyreq, Beirut,tth. [10]KODI Kordinator Da’wah Islam DKI, Jakarta, Idaarah Masjid, Management Masjid, [11]Zainarti. Manajemen Islami Perspektif Al-Qur’an, Jurnal Iqra’ Volume 08 Mei, 2014, h. 49 [13]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [14]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [15]Zainarti. Manajemen Islami Perspektif Al-Qur’an, h. 51 [16]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [17]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [18]Weli Arjuna, M. Faturrahman, Faturrahman, dan M. Nurul Huda. Pengorganisasian Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Hadits Kajian Al-Qur’an Dan Hadits Tematik. Jurnal, h. 4-5 [19] Zainarti. Manajemen Islami Perspektif Al-Qur’an, h. 53 [20] Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [21] Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [22]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. h 748 [23]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [24]Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya. [25] Made Sidarta, Manajemen Pendidikan Indonesia Jakarta, PT. Bina Aksara,1999, [26] Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, [27] Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, h. 388 [28] Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, h. 79 [29] Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, h. 266 [30] Hadari Nawawi, Administrasi Pendidikan, CV. Haji Mas Agung, Surabaya 1997, h. 78 [31] Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya, h. 8 [32] Mochtar Effendy EK. Manajemen suatu pendekatan berdasarkan islam, Jakarta; Bhratara Karya Aksara1989 h. 28 Pengertian ManajemenPengertian Manajemen Secara UmumPengertian Manajemen Menurut Para AhliFungsi Manajemen1. Planning atau perencanaan2. Organizing atau pengorganisasian3. Actuating atau pengarahan4. Controlling atau evaluasiTujuan Manajemen Rekomendasi Buku Manajemen Sumber Daya ManusiaPrinsip ManajemenDivision of WorkAuthority and ResponsibilityDisciplineUnity of CommandUnity of DirectionMengutamakan kepentingan organisasi atau perusahaan di atas kepentingan sendiriPenggajian karyawanCentralizationHierarkiOrderKeadilan dan kejujuranStabilitas kondisi karyawanInitiativeSemangat kesatuan dan semangat korpsUnsur ManajemenManMoneyMaterialMachineMethodMarketWaktuGaya ManajemenJenis ManajemenManajemen SDMManajemen OperasionalManajemen PemasaranManajemen KeuanganContoh Manajemen Sebelum kita masuk ke pengertian manajemen, ada baiknya mengetahui arti dari kata manajemen itu sendiri. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI diterangkan apabila kata manajemen memiliki arti penggunaan sumber daya efektif untuk mencapai sasaran. Kemudian juga memiliki arti pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi. Secara harfiah kita bisa mendefinisikan manajemen sebagai sebuah cara agar tujuan dapat dicapai secara teratur dan terarah. Manajemen mau tidak mau memang diperlukan dalam segala aspek kehidupan. Baik itu manajemen untuk kegiatan individu maupun kelompok. Contohnya dalam kehidupan rumah tangga juga kita bisa menerapkan manajemen. Misalnya caranya mengelola keuangan rumah tangga. Pastinya sangat dibutuhkan sebuah pola yang terencana dan jelas pos-pos keuangannya. Berapa uang yang dihasilkan, dan berapa juga yang harus dikeluarkan. Dalam rumah tangga pasti ada tujuan-tujuan tertentu seperti untuk investasi rumah, biaya sekolah anak, biaya kesehatan, biaya wisata, dan lainnya. Untuk mendapatkan kalkulasi yang tepat tentunya kita membutuhkan sebuah sistem yang terencana. Disini peran manajemen keuangan sangat penting untuk mengelolanya. Pengertian manajemen sebenarnya sangat luas, dan penerapannya juga bisa untuk berbagai tujuan. Misalnya diterapkan untuk mengelola waktu agar setiap kegiatan jadi terencana dan bisa dikerjakan dengan baik. Kita semua paham kalau waktu adalah hal yang penting. Banyaknya kegiatan dalam satu hari sering membuat kita kesulitan dalam pengerjaannya. Untuk itu dibutuhkan manajemen waktu yang baik, agar semua jenis kegiatan bisa dilakukan dan diselesaikan. Dari sini dapat dipahami apabila manajemen memang dibutuhkan agar segala tujuan dapat dicapai dengan arah yang jelas. Untuk lebih jelasnya, mari kita pelajari pengertian manajemen secara umum dan menurut para ahli seperti berikut ini. Pengertian Manajemen Secara Umum Ilmu manajemen tidak dapat dipungkiri sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari kita. Tanpa sadar, sedikit banyaknya seni manajemen telah diterapkan hampir pada semua kegiatan. Contoh kecilnya ketika seorang ibu berbelanja di tukang sayur. Ibu itu pasti membuat catatan apa saja sayur yang dibeli lengkap dengan harganya. Sebelumnya juga pasti telah melakukan kalkulasi antara uang yang dimiliki dengan pengeluaran pada saat belanja nanti. Apa yang dilakukan Ibu tersebut adalah seni manajemen untuk belanja sayur. Memang terlihat sederhana, tapi sekecil apapun tetap saja bisa dikategorikan sebagai penerapan ilmu manajemen. Walaupun begitu, tetap saja harus dipahami dulu pengertian manajemen secara teori agar dalam praktiknya bisa lebih baik dilakukan. Pengertian manajemen secara umum adalah sebuah proses yang dilakukan seseorang dalam mengatur kegiatan yang dikerjakan individu atau kelompok. Sistem atau manajemen harus dilakukan untuk memenuhi target yang akan dicapai oleh individu atau kelompok tersebut dalam sebuah kerjasama dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada. Berarti manajemen dapat diartikan sebagai kemampuan untuk mengatur segala sesuatu untuk mencapai sebuah tujuan. Kemampuan mengatur dalam ranah manajemen ini sebenarnya secara tidak sadar telah kita praktekkan setiap hari. Dalam sebuah perusahaan fungsi manajemen sendiri adalah merencanakan, mengorganisasikan, serta menyusun sumber daya manusia, menggerakkan dan mengendalikan sumber daya yang dimiliki secara efisien dan efektif. Pelajari lebih lengkap pada buku Seri Kuliah Ringkas Pengantar Manajemen dibawah ini. Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli Secara etimologi pengertian manajemen berarti seni melaksanakan dan mengatur. Pengertian ini diambil berdasar kata manajemen dari bahasa Perancis, menagement. Kata manajemen juga bisa diartikan mengendalikan berdasarkan kata maneggiare yang diambil dari bahasa Italia. Berdasarkan Encylopedia of the Social Science, manajemen merupakan proses yang dalam pelaksanaan tujuannya ada hal yang direncanakan, dilaksanakan, dan diawasi. Berikut ini beberapa pengertian manajemen menurut para ahli. Menurut Eiji Ogawa, manajemen adalah perencanaan, pengimplementasian, serta pengendalian dari setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan atau organisasi dengan menetapkan sasaran yang disempurnakan sesuai dengan kondisi. Prajudi Atmosudirdjo mengatakan manajemen merupakan menyelenggarakan sesuatu dengan menggerakkan orang-orang, uang, mesin-mesin, dan alat-alat sesuai kebutuhan. Luther Gulick juga mengatakan bahwa manajemen adalah bidang ilmu pengetahuan yang berupaya secara sistematis bertujuan untuk memahami bagaimana serta mengapa manusia bekerja sama dalam menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Dari pengertian manajemen yang diambil dari para ahli tersebut dapat diambil beberapa poin penting. Bahwa manajemen mengandung unsur perencanaan, pengaturan, pelaksanaan, tujuan yang ingin dicapai, juga pelaksana manajemen yang berupa individu atau kelompok. Berarti sudah jelas disini bahwa manajemen itu merupakan sebuah seni mengatur dan merencanakan sesuatu guna mencapai sebuah tujuan. Setelah memahami pengertian manajemen ada beberapa poin penting lainnya yang harus dipelajari juga. Seperti fungsi manajemen, sebenarnya apa fungsi manajemen itu? Apa gunanya menerapkan manajemen dalam sebuah kegiatan? Ada baiknya kita coba pahami fungsi dan poin-poin pelengkap dari manajemen seperti berikut ini. Yuk Cek Best Seller Buku Manajemen Sumber Daya Manusia SDM Best Seller Fungsi Manajemen Karena manajemen merupakan sebuah seni untuk mencapai tujuan, sudah dapat dipastikan didalamnya ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk memperoleh target tertentu. Berikut ini beberapa fungsi manajemen untuk mencapai sebuah tujuan tertentu. 1. Planning atau perencanaan Fungsi pertama dari manajemen adalah perencanaan. Manajemen dibutuhkan untuk penyusunan rencana dan strategi ketika akan memulai sebuah kegiatan atau usaha. Contohnya, ketika kita akan membuat acara penyambutan direktur baru pasti dibutuhkan sebuah rencana. Rencana disini diperlukan agar acara sambutan dari awal hingga akhir terarah dan berjalan baik. 2. Organizing atau pengorganisasian Adalah sebuah fungsi dari manajemen yang tujuannya membagi-bagi tugas sesuai kemampuan yang dimiliki. Fungsi manajemen ini diperlukan untuk mengatur sebuah kelompok atau organisasi. Dimana dalam organisasi atau perusahaan tersebut ada tugas yang dibagikan sesuai dengan jabatannya masing-masing. Misalnya, tugas untuk direktur, manajer, staf, dan anggota pasti berbeda-beda sesuai dengan bidangnya. Mereka juga harus bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. 3. Actuating atau pengarahan Pengarahan dibutuhkan setelah tugas dibagi-bagi pada individu atau kelompok sesuai dengan bidangnya masing-masing. Pengarahan dibutuhkan agar tujuan bisa dicapai dengan baik dan meminimalkan resiko terhambatnya sebuah rencana. Actuating bisa dilakukan dengan cara membimbing, konsultasi terkait tugas, dan pemberian motivasi. 4. Controlling atau evaluasi Evaluasi merupakan fungsi manajemen untuk menilai hasil kerja yang telah dilakukan. Evaluasi dibutuhkan untuk mengontrol kemajuan dari rencana yang telah dicanangkan. Bisa juga digunakan untuk menilai apakah perlu diadakan perubahan strategi atau tidak. Oleh sebab itu, dalam sebuah organisasi maupun perusahaan pentingnya adanya fungsi manajemen ini sehingga tujuan organisasi dapat tercapai dengan baik dan efektif. Pemahaman lebih jelas dapat Grameds baca pada buku Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Mahasiswa dan Umum. Tujuan Manajemen Pengertian manajemen pada intinya adalah cara untuk mencapai sebuah proses dengan perencanaan tertentu. Tujuan utama diterapkannya sistem manajemen adalah untuk memperoleh hasil maksimal dengan biaya atau usaha seminimal mungkin, dengan mendayagunakan seluruh aspek pendukung berupa SDM, aset, dan finansial yang telah diatur sesuai perencanaan. Untuk itu diperlukan sebuah kompetisi terarah agar tujuan dari manajemen dapat dicapai secara maksimal. Tujuan dari manajemen dapat optimal asalkan dilakukan kontrol pada saat pelaksanaan perencanaannya. Adapun tujuan dari manajemen adalah seperti berikut ini. Menjalankan dan menilai strategi perencanaan yang telah dikonsep agar pelaksanaannya berjalan sesuai arahan. Melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan fungsi manajemen juga cara kerja kelompok ketika menjalankan tugasnya. Melakukan pembaharuan terhadap fungsi manajemen terutama pada strategi pelaksanaannya. Hal ini dilakukan agar target tetap tercapai apabila ada kendala dalam pelaksanaan rencana. Meninjau kekuatan organisasi, mengetahui kelemahan, juga mengantisipasi ancaman yang mungkin terjadi. Membuat sebuah terobosan baru yang berfungsi meningkatkan kinerja kelompok. Inovasi ini juga pastinya akan berimbas positif terhadap pencapaian rencana sesuai target. Berdasarkan beberapa poin sebelumnya dapat menjelaskan bahwa tujuan dari manajemen adalah untuk mengontrol dan memastikan target dapat dicapai. Dengan begitu, tujuan yang ingin dicapai sebuah perusahaan dapat dicapai dengan semaksimal mungkin dengan sumber daya sesedikit mungkin dan hal ini dibahas dalam buku Manajemen Kinerja. Rekomendasi Buku Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan Dari Teori ke Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis, Konsep, Sejarah, Mo Manajemen Sumber Daya Manusia Suatu Pendekatan Fungsional Te Teori-teori Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Sumber Daya Manusia Pendekatan Teoretik dan Praktik Untuk Organisasi Publik Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia Manajemen Sumber Daya Manusia, Menciptakan Keunggulan Bersaing Berbasis Kompetensi Sdm Orchestra - Bagaimana Pengelolaan Sumber Daya Manusia Menginspirasi dalam Menyatukan Irama Bisnis Prinsip Manajemen Prinsip manajemen merupakan dasar-dasar yang menentukan berhasil atau tidaknya sebuah manajemen. Henry Fayol, industrialis asal negara Perancis mengatakan bahwa prinsip manajemen sebaiknya fleksibel. Hal ini berarti prinsip manajemen harus disesuaikan dengan kondisi-kondisi tertentu juga situasi yang besar kemungkinannya berubah. Adapun prinsip-prinsip manajemen itu meliputi Division of Work Pembagian kerja atau Division of Work harus dilakukan agar kegiatan kerja berjalan lancar. Pembagian kerja berarti adanya pembagian tugas yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing. Pembagian ini harus dilakukan seadil mungkin tanpa ada unsur suka atau tidak suka dari perencanaan manajemen. Prinsip penempatan yang tepat sasaran akan menjamin terlaksananya pekerjaan secara stabil, lancar, dan efisien. Penyelenggaraan kerja tergantung dari pembagian kerja yang baik. Mencampur penilaian pribadi pada saat penempatan kerja bisa menimbulkan kesalahan dalam pemberian tugas nantinya. Salah menempatkan orang pada divisi tertentu akan menyebabkan tidak lancarnya pekerjaan. Karena orang yang ditempatkan tersebut bidang keahliannya tidak sesuai dengan yang ditugaskan. Perencana manajemen yang baik akan benar-benar menggunakan kesempatan pembagian kerja ini dengan sebaik mungkin. Karena prinsip pertama merupakan pondasi utama agar prinsip-prinsip yang lainnya dapat berjalan. Authority and Responsibility Tiap orang yang ditempatkan oleh perencana manajemen akan memiliki wewenang dalam melakukan pekerjaan. Wewenang atau kekuasaan itu diikuti dengan tanggung jawab. Intinya antara kekuasaan dan tanggung jawab harus ada keseimbangan. Semakin besar wewenang yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawabnya. Discipline Disiplin merupakan rasa taat, patuh, dan memiliki terhadap pekerjaan yang diberikan. Pemegang wewenang harus dapat menanamkan disiplin pada dirinya agar tanggung jawab terhadap pekerjaan dapat terlaksana. Unity of Command Ketika melaksanakan pekerjaan seseorang harus tahu kepada siapa dirinya bertanggung jawab. Harus sesuai dengan wewenang yang diberikan kepadanya. Dengan kata lain, perintah dari atasan yang beda divisi hanya akan mengacaukan jalannya pembagian kerja, wewenang, dan tanggung jawab pegawai. Unity of Direction Pekerja atau yang diberi tugas juga harus tahu dari mana ia mendapat perintah. Hal ini penting untuk mengetahui kepada siapa nantinya harus bertanggung jawab. Mengutamakan kepentingan organisasi atau perusahaan di atas kepentingan sendiri Seseorang yang diberi wewenang harus dapat mengabdikan kepentingan pribadinya kepada organisasi. Hal ini merupakan syarat dasar agar pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik dan tujuan dapat tercapai. Penggajian karyawan Harus diusahakan agar karyawan bekerja dengan tenang tanpa memikirkan gaji. Bagaimana caranya agar gaji yang diberikan dapat meningkatkan kualitas kerja. Centralization Pemusatan wewenang diperlukan agar pertanggungjawabannya juga tidak simpang siur. Hierarki Pembagian tingkatan kerja ini penting agar jelas mana pimpinan dan mana bawahan. Penting juga untuk memperjelas area wewenang. Order Ketertiban atau order dalam bekerja sangat penting dan dapat terwujud apabila ada kedisiplinan. Keadilan dan kejujuran Keadilan dan kejujuran erat kaitannya dengan moral karyawan, dan harus dicontohkan oleh atasan. Stabilitas kondisi karyawan Stabilitas ini dapat terwujud dengan mengurangi tingkat tekanan pada karyawan. Initiative Prakarsa akan timbul dari daya pikir yang kreatif. Penghargaan terhadap prakarsa pegawai dapat meningkatkan kinerjanya. Semangat kesatuan dan semangat korps Masing-masing karyawan harus memiliki semangat kebersamaan. Hal ini dapat menumbuhkan pula semangat dalam bekerja. Berbagai prinsip manajemen yang diatas juga dapat kamu pelajari secara lengkap dan lebih jelas melalui buku Dasar-Dasar Manajemen yang membagi pembahasan materi di dalamnya menjadi 12 bab dengan beragam informasi terkait manajemen. Baca Juga Nama Bayi Perempuan Unik dan Artinya Unsur Manajemen Ada beberapa unsur manajemen yang paling umum yang harus kita pahami seperti berikut ini. Man Manusia dibutuhkan sebagai pelaksana dari perencanaan untuk mencapai suatu tujuan. Money Uang berperan penting untuk pengadaan segala fasilitas penunjang juga pengayaan kebutuhan lain demi terlaksananya perencanaan. Material Persediaan bahan baku dibutuhkan untuk mencapai sebuah tujuan Machine Mesin sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan tercapainya tujuan. Method Metoda yang tepat dalam pelaksanaan rencana sangat penting agar proses manajemen berlangsung lancar. Market Pasar merupakan unsur penting dalam proses manajemen terutama untuk bisnis. Pasar sebagai tempat menjual produk sekaligus tempat interaksi dengan konsumen. Waktu Perencanaan waktu sangat penting, terutama ketika digunakan dalam proses produksi barang dan pemasaran. Gaya Manajemen Memahami pengertian manajemen berarti harus tahu juga tentang gaya manajemen. Apa yang dimaksud dengan gaya manajemen? Gaya manajemen adalah cara pelaku manajemen dalam menjalankan proses manajemen yang dilihat dari pola perilaku. Seperti cara bersosialisasi, memberi arahan tugas, memotivasi. Gaya manajemen yang efektif adalah perpaduan dari tiga pola perilaku. Pola perilaku itu meliputi arahan tugas pada karyawan, pengambilan keputusan yang melibatkan karyawan, dan membangun hubungan dengan karyawan. Jenis Manajemen Umumnya ada 4 jenis ilmu manajemen yang diterapkan oleh perusahaan maupun organisasi. Berikut ini jenis-jenis manajemen yang harus diketahui. Manajemen SDM Manajemen Sumber Daya Manusia berfungsi mencari manusia-manusia unggul untuk menjalankan perencanaan. SDM terbaik dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan atau organisasi. Manajemen ini juga harus dapat mengkondisikan SDM bekerja sebaik mungkin dan dapat bekerja sama dengan yang lainnya. Sebagai salah satu fungsi utama dari sebuah organisasi, Manajemen SDM menjadi sangat penting dan sering diumpamakan sebagai jantung dari sebuah organisasi maupun perusahaan yang dibahas dalam buku Manajemen Sumber Daya Manusia dibawah ini. Manajemen Operasional Manajemen operasional berfungsi menghasilkan produk yang baik dan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Manajemen ini juga bertugas menjaga teknik produksi berjalan dengan baik. Dalam proses manajemen operasional secara nyata, Grameds dapat mempelajarinya pada buku Praktikum Manajemen Operasional yang dibagi menjadi empat bagian. Dimulai dari pengenalan hingga contoh penelitian yang bisa kamu jadikan referensi. Manajemen Pemasaran Manajemen Pemasaran berfungsi mengadakan sekaligus observasi mengenai jenis produk yang dibutuhkan konsumen. Selain itu juga bertugas mempelajari produk pesaing agar perusahaan dapat lebih berkembang dan mencapai target yang sesuai. Faktor ini juga menjadi penting, karena dapat mempengaruhi hasil sebuah produk maupun jasa yang dibuat oleh sebuah organisasi maupun perusahaan. Secara jelas, pelajari manajemen pemasaran pada buku Perspektif Manajemen Dan Pemasaran dibawah ini. Manajemen Keuangan Manajemen keuangan berfungsi untuk memastikan kegiatan perusahaan benar-benar maksimal dalam menghasilkan income. Fungsi utama manajemen keuangan adalah memastikan modal yang dimiliki bisa membiayai kegiatan bisnis. Selain itu manajemen ini juga harus memastikan modal yang ada digunakan secara tepat untuk mencapai tujuan perusahaan. Pelajari manajemen keuangan yang ada pada sebuah korporat, khususnya yang berbentuk PT pada buku Manajemen Keuangan Korporat; Teori, Analsisi, Dan Aplikasi yang bisa kamu dapatkan hanya di Gramedia. Contoh Manajemen Berdasarkan pengertian manajemen, ilmu ini bisa diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari. Jadi manajemen tidak selalu harus berkaitan dengan perusahaan atau organisasi yang besar. Contoh mudahnya saja manajemen kelas di sekolah dasar. Ketua kelas dan wakil ketua dipilih langsung oleh murid-murid di kelas. Di dalam lingkungan kelas, ketua dan wakil ketua disebut dengan manajer. Mereka diberi wewenang untuk memimpin kelas dan harus tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan. Tentunya tugas tersebut untuk mencapai tujuan tertentu sesuai yang diharapkan para anggota kelas. Menjadi ketua dan wakil ketua kelas harus aktif dan bisa menciptakan suasana kerjasama antara anggota kelas. Manajer kelas juga harus mampu menciptakan suasana yang nyaman sekaligus aman. Untuk mencapai kedua tujuan tersebut harus dibuat perencanaan. Contohnya dengan membuat jadwal piket untuk menjaga kebersihan kelas. Selain itu juga ada jadwal piket untuk menjaga keamanan kelas. Disini berarti para manajer kelas itu telah melakukan manajemen karena telah menjalankan sebuah perencanaan. Ketua dan wakil ketua juga telah menggerakkan anggota kelas untuk memperoleh suatu tujuan tertentu yaitu lingkungan kelas yang bersih dan aman. Garis besar pengertian manajemen dapat kita tarik setelah mempelajari beberapa faktor pendukungnya di atas. Bahwa manajemen adalah sebuah cara pencapaian tujuan yang didukung oleh perencanaan dan pelaksanaan dengan bantuan individu maupun kelompok. Tujuan akan berhasil dicapai apabila SDM baik anggota maupun manajer bersinergi dengan berbagai tools yang tersedia dalam manajemen. ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien Istilah manajemen adalah istilah yang paling sering kita dengar dan gunakan. Mulai dari lingkup pribadi, keluarga, hingga yang lebih besar yaitu perusahaan seringkali menggunakan istilah ini. Bahkan, ilmu manajemen menjadi ilmu yang dipelajari secara khusus di perguruan tinggi. Tapi, sebetulnya penting tidak, sih, memahami soal apa itu manajemen?Tentu saja penting sekali untuk kita memahami apa itu manajemen karena ada dan digunakan dalam setiap aspek kehidupan. Kata yang harus Anda garis bawahi adalah memahami. Artinya, bukan sekedar tahu pengertiannya, tetapi juga memahami bagaimana manajemen yang baik. Apalagi bagi Anda para pelaku bisnis, wajib sekali hukumnya untuk paham. Bila Anda ingin bisnis atau perusahaan berjalan dengan baik, maka pahami dulu apa itu Itu Manajemen?Manajemen bukanlah hal baru dalam kehidupan kita. Setiap hari secara tidak sadar sebetulnya kita sudah menerapkan ilmu manajemen dalam hidup kita. Tetapi, sebetulnya apa sih yang dimaksud dengan manajemen itu? Agar lebih memahami mengenai ilmu manajemen, Anda harus lebih dulu mengetahui pengertian manajemen secara umum dan menurut para Manajemen Secara UmumSebelum masuk lebih dalam untuk memahami mengenai manajemen, Anda harus mengerti lebih dulu mengenai pengertian dari manajemen. Secara harfiah, manajemen berarti mengatur atau mengelola sesuatu. Misalnya, saat kita harus mengelola keuangan pribadi atau mengelola segala urusan rumah tangga, maka proses tersebut dapat disebut sebagai menilik pada Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, ada dua pengertian yang diberikan dalam lingkup bisnis atau perusahaan. Pertama, manajemen adalah penggunaan secara efektif seluruh sumber daya guna mencapai tujuan atau sasaran. Sedangkan yang kedua, manajemen diartikan sebagai pimpinan yang memiliki tanggung jawab atas perusahaan dan of The Social Science memberikan pengertian yang sedikit berbeda mengenai manajemen. Manajemen diartikan sebagai keseluruhan proses pelaksanaan tujuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Artinya, secara umum manajemen adalah sistem pengaturan atau pengelolaan sesuatu oleh individu maupun kelompok guna mencapai dapat kita lihat bahwa apa yang dimaksud dengan manajemen itu sangatlah luas. Tergantung pada penerapannya dalam bidang apa. Karena sebetulnya, ilmu manajemen atau kemampuan manajemen ini selalu kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Lalu, bagaimana kata para ahli mengenai apa itu manajemen?Ilmu manajemen memang merupakan ilmu yang prakteknya selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari individu, keluarga, perusahaan, hingga negara pun juga mempraktekkan ilmu ini dalam melaksanakan segala sesuatunya. Tetapi, bagaimana para ahli menjelaskan mengenai apa itu manajemen?James Stoner, seorang profesor sistem manajemen, memberikan pengertian apa yang dimaksud dengan manajemen itu sebagai proses dalam sebuah organisasi. Lebih lengkapnya, manajemen adalah rangkaian proses yang terdiri dari merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengawasi setiap usaha dari anggota organisasi dan penggunaan seluruh sumber daya organisasi guna mencapai tujuan R. Terry, penulis buku “Principles of Management” yang melegenda, memberikan pengertian manajemen yang hampir sama dengan Stoner. Manajemen adalah proses yang terbagi dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan serta pemanfaatan ilmu dan seni guna mencapai Parker Follet, seorang pekerja sosial yang juga seorang konsultan, memberikan pengertian yang berbeda dari kedua ahli sebelumnya. Ia menjelaskan apa yang dimaksud dengan manajemen itu sebagai sebuah seni mengerjakan atau melaksanakan suatu pekerjaan oleh orang lain. Pengertian ini memiliki maksud bahwa pimpinan mencapai tujuan organisasi dengan cara mengelola anggota Dr. Prajudi Atmosudirdjo, Direktur Lembaga Administrasi Negara pertama, mengartikan berbeda mengenai apa itu manajemen. Manajemen adalah penyelenggaraan suatu rencana melalui pengelolaan orang, uang, mesin, serta alat sesuai kebutuhan. Pengertian ini tidak terbatas pada satu bidang saja, tetapi lebih luas dalam segala aspek dalam ManajemenDari beberapa penjelasan mengenai apa itu manajemen yang telah dipaparkan sebelumnya, kita dapat melihat beberapa unsur atau sarana dalam manajemen. Unsur-unsur tersebut menjadi penting keberadaannya dalam sebuah manajemen. Apa saja unsur-unsur dalam manajemen itu? George Robert Terry mengemukakan terdapat enam unsur atau sumber penting dalam sebuah paling penting yang pertama yaitu manusia. Dalam menjalankan perusahaan, tentu saja membutuhkan sumber daya manusia untuk menjalankan segala fungsi yang ada. Bukan hanya sebagai tenaga kerja, tetapi manusia juga dibutuhkan sebagai pelaksananya. Mulai dari merancang, melaksanakan, dan mengawasi semua dilakukan oleh unsur ini juga tidak kalah penting dalam manajemen sebuah perusahaan. Uang adalah unsur yang memiliki keberadaan penting kedua setelah manusia. Uang dibutuhkan dalam setiap proses atau kegiatan perusahaan. Mulai dari biaya produksi, perawatan, hingga gaji untuk setiap karyawan. Tanpa uang, perusahaan akan sulit untuk menjalankan kegiatan hanya keberadaan sumber daya manusia saja yang harus diperhatikan. Agar setiap fungsi dari manajemen dalam perusahaan terlaksana dengan baik, dibutuhkan pula bahan atau material. Manusia membutuhkan bahan-bahan untuk melaksanakan rencana guna mencapai tujuan penting selanjutnya yaitu mesin atau alat. Keberadaan mesin dalam kegiatan manusia sangat memudahkan untuk menghasilkan atau mencapai suatu tujuan. Mesin hadir untuk membantu manusia dalam setiap kegiatan. Manajemen yang baik ada karena bantuan dari mesin yang membuat semuanya lebih efektif dan unsur yang juga penting agar manajemen sebuah perusahaan berjalan baik adalah metode. Setiap perusahaan dan organisasi pasti memiliki metode kerjanya masing-masing. Metode ini penting bagi perusahaan agar keseluruhan kegiatan operasional dapat terlaksana dengan baik. Tanpa adanya metode yang jelas, maka manusia akan sulit melakukan pekerjaan dengan unsur dalam manajemen yang juga penting adalah pasar. Dalam pengertian mengenai apa itu manajemen, telah disampaikan bahwa manajemen adalah sistem untuk mencapai tujuan. Bagi perusahaan, pasar adalah tujuan dari segala kegiatan operasional perusahaan. Oleh karena itu, pasar menjadi unsur atau sarana dalam ManajemenApa itu tujuan manajemen? Manajemen sendiri memiliki tujuan dan manfaat lebih dari sekedar agar semua berjalan efektif dan efisien. Bagi perusahaan, banyak sekali tujuan dari praktek manajemen yang baik dalam setiap aspek di perusahaan. Berikut ini tujuan dari pelaksanaan manajemen dalam perusahaan dan pelaksanaan setiap kegiatan agar tetap terarah sesuai dengan strategi pelaksanaan setiap fungsi manajemen serta metode kerja dalam pelaksanaan kegiatan setiap fungsi manajemen yang apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan organisasi serta kemungkinan terobosan baru guna meningkatkan kinerja sumber daya ManajemenSetelah memahami apa itu manajemen, unsur-unsurnya, serta tujuan dari penerapan ilmu manajemen dalam perusahaan dan organisasi, selanjutnya muncul pertanyaan. Apa sih sebetulnya fungsi dari penerapan ilmu manajemen itu sendiri? Nah, jika menilik kembali pada pengertian mengenai apa itu manajemen yang dikemukakan oleh George Robert Terry, maka ada empat fungsi PerencanaanFungsi pertama yang George Robert Terry kemukakan dalam penjelasan apa itu manajemen yang ia berikan yaitu perencanaan. Dalam manajemen, sebelum melaksanakan kegiatan guna mencapai suatu tujuan, lebih dulu Anda harus melakukan perencanaan. Start awal dalam manajemen adalah merencanakan strategi agar tujuan tercapai dengan baik. Tanpa fungsi ini, sudah pasti pelaksanaan dari tujuan tersebut tidak berjalan PengorganisasianPengorganisasian atau mengorganisasikan adalah kegiatan membagi suatu tugas atau rencana ke dalam beberapa tugas kecil. Mengapa fungsi ini penting dalam manajemen? Bila Anda tidak dapat membagikan tugas-tugas kepada karyawan yang ada, maka tujuan perusahaan akan sulit atau malah tidak dapat PelaksanaanSelanjutnya, rencana yang telah diorganisasikan dengan baik ke setiap sumber daya yang ada itu kemudian harus dilaksanakan. Fungsi ini tentu saja untuk mencapai tujuan yang ingin perusahaan capai. Pimpinan harus mengarahkan setiap sumber daya yang ada agar pelaksanaan dari setiap rencana yang ada berjalan PengawasanDalam pelaksanaan rencana oleh sumber daya manusia, harus dilakukan fungsi pengawasan. Mengapa ini menjadi fungsi dalam manajemen? Agar semua rencana berjalan dengan baik, pimpinan harus mengawasi jalannya kegiatan tersebut. Supaya jangan sampai terjadi kesalahan yang fatal yang dapat menyebabkan gagalnya pencapaian Anda mengetahui apa itu manajemen, maka selanjutnya adalah Anda harus memahami betul mengenai manajemen ini. Banyak sekali perusahaan yang kemudian gagal akibat tidak memahami apa itu manajemen dengan baik dalam setiap aspek perusahaannya. Manajemen sendiri banyak sekali bidangnya, mulai dari manajemen SDM, manajemen keuangan, manajemen produksi, dan bidang manajemen memahami apa itu manajemen dan menerapkannya dalam perusahaan, perusahaan dapat berjalan dengan baik dan semakin berkembang. Pahami apa saja yang dibutuhkan dalam manajemen perusahaan itu agar bisnis Anda terhindar dari gulung tikar. Misalnya, menggunakan aplikasi absensi online yang memudahkan perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia. FYI adalah kata yang sering digunakan untuk memberikan informasi. Foto adalah singkatan dari for your information. Istilah ini sering digunakan dalam percakapan artikel ini, kita akan membahas arti dari FYI, memberikan contoh penggunaannya, dan melihat beberapa singkatan serupa dalam bahasa Inggris Arti FYI?Arti FYI ialah "sebagai informasi". Foto adalah singkatan dari for your information yang secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai "untuk informasimu". Arti FYI sendiri ialah "sebagai informasi".Singkatan ini digunakan untuk memberikan informasi kepada seseorang tanpa mengharapkan tanggapan atau tindakan dari penerima pesan. FYI sering digunakan dalam konteks formal maupun informal, baik dalam komunikasi lisan maupun Penggunaan FYISebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, FYI banyak digunakan dalam percakapan maupun situasi sehari-hari. Berikut contohnya"FYI, acara konser favoritmu akan digelar besok di stadion terdekat." Artinya Untuk informasimu, acara konser favoritmu akan digelar besok di stadion terdekat."FYI, kami telah mengganti kebijakan pengembalian barang yang dibeli." Artinya Untuk informasimu, kami telah mengganti kebijakan pengembalian barang yang dibeli."FYI, rencana rapat telah berubah menjadi pukul Artinya Sebagai informasi, rencana rapat telah berubah menjadi pukul kami akan menutup kantor pada hari Jumat untuk perayaan Hari Nasional." Artinya Sebagai informasi, kami akan menutup kantor pada hari Jumat untuk perayaan Hari Nasional."FYI, saya telah mengirimkan laporan ke manajemen untuk tinjauan mereka." Artinya Untuk informasimu, saya telah mengirimkan laporan ke manajemen untuk tinjauan mereka."FYI, kami telah meluncurkan fitur baru pada aplikasi kami untuk meningkatkan pengalaman pengguna." Artinya Sebagai informasi, kami telah meluncurkan fitur baru pada aplikasi kami untuk meningkatkan pengalaman pengguna."FYI, jadwal penerbangan kamu telah diubah. Silakan periksa email kamu untuk detailnya." Artinya Untuk informasimu, jadwal penerbangan kamu telah diubah. Silakan periksa email kamu untuk Singkatan Lainnya dalam Bahasa InggrisSelain FYI, ada beberapa singkatan lain yang sering digunakan dalam bahasa Inggris untuk menyampaikan informasi dengan cepat. Foto FYI, ada beberapa singkatan lain yang sering digunakan dalam bahasa Inggris untuk menyampaikan informasi dengan cepatBTW-By the Way Secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai "sebagai tambahan." Digunakan untuk menyisipkan informasi tambahan yang tidak terkait dengan topik utama Your Reference Secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai "untuk referensimu." Digunakan untuk menyediakan informasi yang mungkin berguna bagi penerima pesan dalam mengerti konteks atau data yang Soon As Possible Secara harfiah dapat diartikan sebagai "secepat mungkin." Digunakan untuk menekankan pentingnya mendapatkan respons atau tindakan dalam waktu yang My Humble Opinion Secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai "menurut pendapatku yang sederhana." Digunakan untuk menyatakan pendapat pribadi dengan kesadaran bahwa itu hanya pendapat Far As I Know Secara harfiah dapat diartikan sebagai "sejauh yang saya tahu." Digunakan ketika seseorang memberikan informasi berdasarkan pengetahuan atau pengalaman pribadi yang mungkin tidak sepenuhnya akurat atau penjelasan mengenai arti FYI, contoh penggunaannya, dan istilah singkatan lainnya dalam bahasa kepanjangan FYI?Apa fungsi FYI?Apa itu BTW

istilah istilah manajemen dan artinya