Namununtuk hasil maksimal gunakan jenis kamera fotografi yang dilengkapi dengan lensa yang mampu menyorot objek secara tajam. Disarankan menggunakan kamera DSLR atau Mirroless dengan Lensa Fix atau lensa dengan bukaan diafragma yang besar. Dept of Feel dari objek benda terhadap background akan menciptakan kesan hidup dan perasaan yang menonjol. Fotografistill life dapat dilakukan tanpa harus menggunakan kamera yang berformat digital dengan harga mahal, dengan menggunakan kamera jenis apapun bisa kita lakukan untuk memotret still life. Bahkan kamera poket/tustel4 dan kamera lensa ultra wide bisa kita gunakan tanpa harus menggunakan kamera DSLR/LSR dengan lensa makro yang mahal. Kameralarge format biasanya hanya digunakan untuk pemotretan bersifar khusus seperti foto udara dan foto arsitektur dari jarak cukup dekat tanpa menimbulkan distorsi. Macam-macam kamera > instax From: dari kamera jenis ini adalah kecepatannya dalam menghasilkan sebuah gambar. Stilllife mempu memberikan ruang yang cukup bagi fotografer untuk menyusun elemen desain dalam sebuah komposisi. Namun, untuk jenis fotografi seperti ini, fotografer dituntut untuk lebih menghadirkan 'rasa' dan penggunaan pencahayaan yang halus dan lembut. Terkadang, kualitas gambar still-life yang bagus menjadikannya menantang untuk difoto. Dijenis fotografi ini, fotografer dapat mengatur posisi objek atau sekelompok objek, latar belakangnya dan mengatur pencahayaannya dengan bebas.Still-life fotografi lebih dari sekadar menangkap suasana/moment yang ada pada saat pemotretan, melainkan menciptakan sebuah gambar yang menarik. wv0j. Hobi fotografi tidak melulu perlu traveling atau ke event tertentu. Didalam rumah atau sekitar rumah juga bisa. Jenis fotografi yang bisa dipraktikkan adalah still life. Jenis fotografi ini tidak terikat dengan tempat dan waktu seperti jenis fotografi lainnya seperti landscape dan portrait. Fotografi still life adalah fotografi yang objeknya benda mati, tidak bergerak. Di jenis fotografi ini, fotografer dapat mengatur posisi objek atau sekelompok objek, latar belakangnya dan mengatur pencahayaannya dengan bebas. Beberapa tips saya untuk memulai still life photography 1. Objek yang menarik Cari objek yang Anda sukai, biasanya benda-benda yang Anda koleksi, hewan peliharaan, makanan/minuman, mainan, tas, sepatu, baju, perhiasan, bunga? Setiap orang berbeda-beda kesukaannya, contohnya istri saya sukanya mainan Lego. Dengan memilih objek yang menarik bagi kita, biasanya kita lebih semangat memotret dan mencari angle yang menarik. 2. Komposisi dan props Setelah tentukan setting seperti backgroundnya, props benda untuk melengkapi. Contoh taplak meja, majalah/koran, alat tulis, sendok garpu. Jenis properti/props tergantung apa yang difoto. Hindari terlalu banyak mengandalkan props dan menata props dalam jumlah banyak karena objek utamanya malah jadi tidak menonjol. 3. Pencahayaan Kualitas cahaya yang terbaik yaitu dari cahaya matahari. Objek bisa diletakkan diluar ruangan, atau juga bisa di dekat jendela. Selain cahaya matahari, flash juga bisa digunakan. Karena cahaya flash dirancang untuk menyerupai cahaya matahari. Keuntungan mengunakan flash adalah kita tidak harus tergantung pada waktu dan cuaca. Malam-malam atau saat mendung juga bisa motret. Yang saya maksud dengan flash bukan yang built-in di kamera, tapi flash external yang bisa dipisahkan dari kamera. Dengan demikian, kita bisa mengarahkan cahaya lebih leluasa. 4. Teknik foto Jika mengandalkan cahaya matahari atau ruangan saja, maka yang penting adalah mengunakan tripod. Keuntungannya ada dua, pertama adalah bisa mengunakan ISO 100 dan shutter lambat, kedua adalah untuk komposisi foto yang lebih akurat. Kamera yang digunakan sebenarnya pakai yang mana saja oke, mau pakai DSLR / mirrorless. Dalam kasus ini saya pakai kamera mirrorless Sony A6000 dan lensa Sony Zeiss 16-70mm f/4 OSS. Hati-hati dengan setting bukaan, jika objek yang difoto berukuran kecil, bukaan sedang seperti f/ aja pun akan membuat sebagian dari objek menjadi blur. Jika ingin objeknya tajam semua, bukaan perlu ditutup sampai sekitar f/16. Foto diatas mengunakan bukaan f/ maka majalah dibelakang kamera tidak tajam. Contoh kasus Objek foto kamera Nikon FM2, lensa 50mm Ai f/ Ide Objek diatas adalah kamera dan lensa pertama saya. Properti/props Tas Domke sebagai background, dan majalah National Geographic diletakkan di bawah tas untuk memberikan aksen warna. Pencahayaan Flash Shanny diletakkan diatas lightstand dan flash bracket, dan softbox 45 x 45 cm. Flash ini berfungsi sebagai main light. Flash Shanny lainnya saya letakkan diatas lightstand dan saya arahkan ke langit-langit sebagai fill light. Saya mengunakan radio trigger untuk memotret. Editing Kemudian saya edit di Lightroom dan upload ke instagram. Disana, saya memilih filter yang cocok. Dengan sedikit pengaturan bisa mendapatkan foto seperti diatas. — Belajar fotografi yuk kupas tuntas kamera kursus kilat dasar fotografi workshop flash editing Lightroom Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Instagram enchetjin Seperti yang Anda ketahui bahwa saat ini memang sudah banyak sekali jenis-jenis kamera yang beredar di pasaran yang dapat dipilih dan digunakan sesuai dengan kebutuhan Anda. Namun, jika Anda tertarik dengan dunia fotografi, maka Anda harus mengetahui banyak hal. Mengapa demikian? Karena dunia fotografi ini memiliki banyak cabang salah satunya yaitu Still Life Photography. Nah, bagi Anda yang penasaran dengan cabang yang satu ini, Anda bisa melihat informasinya seperti berikut mengenai pengertian Still Life Photography dan lainnya. Still Life Photography Fotografi merupakan sebuah karya yang dihasilkan dengan berbagai macam objek yang menarik dan indah pada saat di lihat. Namun, bagaimana dengan Still Life Photography dan apa pengertiannya? Jadi, di dalam dunia fotografi Still Life ini adalah salah satu cabang yang harus Anda lihat dan ketahui juga. Dimana Pengertian Still Life Photography adalah sebuah foto yang dihasilkan dengan karya yang indah dan objeknya tersebut merupakan benda mati. Dimana benda mati disini yaitu seperti makanan, minuman, patung, sayuran, hiasan, mainan dan lainnya. Walaupun yang di potret adalah benda mati, namun objek yang satu ini dapat menghasilkan karya-karya yang luar biasa dan mengandung nilai seni yang indah. Dalam pengambilan sebuah gambar atau foto, sebenarnya tidaklah mudah. Dimana Anda harus bisa menjadikan benda mati tersebut menjadi hidup sehingga hasil yang didapatkan dapat menjadi lebih menarik dan indah. Disini juga memerlukan konsep, teknik, cara pengambilan foto dengan baik, pencahayaan, penataan objek hingga yang lainnya sehingga karya tersebut dapat dihasilkan dengan baik. Tak hanya itu saja, untuk pemotretan Still Life ini juga dapat dilakukan dimana saja, baik di dalam ruangan ataupun diluar ruangan yang terpenting adalah konsep untuk pemotretan tersebut harus dibuat dengan semenarik mungkin. Dalam melakukan pemotretan ini, ada hal yang paling dibutuhkan sebagai alat pendukung yaitu lighting. Lighting Peran lighting disini memang sangat dibutuhkan sekali untuk pengambilan sebuah foto di dalam Still Life. Dimana cahaya ini dapat memberikan sebuah hasil yang bagus pada foto pada saat di ambil. Namun, untuk pemotretan yang terbilang sederhana, Anda juga bisa menggunakan bantuan cahaya matahari sebagai pencahayaan alami. Tetapi pada saat melakukan pemotretan Still Life dengan efek cahaya yang terbilang yang berbeda-beda Anda bisa menggunakan cahaya buatan atau disebut juga dengan artificial light. Ada keuntungan yang dapat Anda lihat mengenai penggunaan cahaya buatan. Dimana besar kecilnya cahaya tersebut dapat dikendalikan dengan baik sesuai dengan konsep pada pemotretan tersebut. Natural Light atau Cahaya Matahari Nah, untuk pemotretan Still Life, natural light atau cahaya alami juga bisa didapatkan dari cahaya matahari. Untuk cahaya seperti ini dapat diperoleh dari luar ruangan ataupun Anda juga bisa mendapatkannya di dalam ruangan dengan cara memanfaatkan cahaya tersebut masuk melalui jendela-jendela yang ada atau celah lainnya. Dalam Still Life ini memanfaatkan sinar matahari memanglah sangat baik sekali terlebih lagi pada pagi dan sore hari, karena memang cahaya tersebut akan menghasilkan foto dengan baik. Diatas Anda dapat melihat beberapa informasi yang penting mengenai Pengertian Still Life Photography sebagai pengetahuan lebih di dalam dunia fotografi. Kamera adalah alat yang digunakan untuk menangkap momen atau objek tertentu yang bergerak. Ada banyak jenis kamera yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhanmu, misalnya DSLR dan mirrorless. Jenis kamera yang berbeda memiliki kemampuan yang berbeda pula dalam menangkap satu objek. Penasaran dengan fungsi dari berbagai jenis kamera? Simak artikel berikut ini untuk informasi lebih lanjut, ya! Jenis Kamera1. DSLR/Digital Single Lense Reflex2. Mirrorless3. Point and Shoot4. Bridge/Prosumer5. Analog6. Instant/Polaroid7. Action Camera8. 360 Camera9. Medium Format10. Underwater11. Compact12. Video Camera13. Boutique14. Telepon Seluler 1. DSLR/Digital Single Lense Reflex Sumber Kamera DSLR atau Digital Single Lense Reflex adalah jenis kamera yang paling populer di pasaran. Kamera ini digunakan oleh para fotografer profesional. Biasanya mereka memiliki kamera kit mereka masing-masing. Kamera DSLR hadir dengan lensa yang bisa dilepas sehingga kamu bisa menggantinya sesuai dengan keinginanmu. Lensa yang disediakan untuk jenis kamera ini pun bermacam-macam. Ciri khas yang dimiliki oleh kamera ini adalah kita bisa melihat objek secara langsung melalui jendela bidik optik kamera. Merek kamera DSLR yang paling banyak dibeli adalah Canon dan Nikon. 2. Mirrorless Sumber Pada dasarnya mirrorless adalah jenis kamera digital yang hampir sama dengan kamera DSLR. Perbedaannya terletak pada jendela bidik optik kamera, fitur tersebut tidak bisa kamu temukan dalam kamera mirrorless. Jadi, kamu hanya bisa melihat objek melalui screen yang terdapat di kamera. Kamera mirrorless juga hadir dengan lensa yang bisa dilepas. Secara sederhana, kamera DSLR dan mirrorless adalah jenis kamera digital yang sama. Kelebihan yang dimiliki kamera mirrorless jika dibandingkan dengan kamera DSLR adalah keringanannya. Mirrorless memiliki ukuran yang lebih kecil sehingga lebih mudah dibawa kemana-mana. Sebaliknya, kelebihan yang dimiliki oleh kamera DSLR adalah adanya jendela bidik optik kamera. Kamu bisa memilih kamera yang sesuai dengan kebutuhanmu. Merek kamera mirrorless yang banyak beredar di pasaran adalah Fujifilm dan Sony. 3. Point and Shoot Sumber Point and shoot adalah jenis kamera kompak. Jenis kamera ini cocok digunakan untuk mengabadikan momen liburan dan keluarga. Kamera ini tidak memiliki fitur selengkap kamera DSLR dan mirrorless. Pada dasarnya, jenis kamera ini ditujukan untuk orang-orang yang hanya ingin menangkap objek secara sederhana. Untuk kamu yang ingin menjadi fotografer profesional, tidak disarankan memilih jenis kamera ini. Point and shoot hanya memiliki satu lensa tetap sehingga tidak bisa diganti sesuai dengan keinginanmu. Kelebihan yang dimilikinya adalah mudah digunakan dan ringan sehingga mudah dibawa kemana-mana. 4. Bridge/Prosumer Sumber Kamera prosumer adalah jenis kamera yang fiturnya ada di antara kamera DSLR dan kamera point and shoot. Jenis kamera ini juga hadir dengan lensa tetap yang tidak bisa diganti. Satwa liar dan aktifitas olahraga adalah jenis objek yang cocok dipotret dengan menggunakan kamera prosumer. Prosumer bisa menjadi pilihan yang tepat jika kamu tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membeli kamera DSLR. Biasanya hasil foto kamera prosumer berupa RAW, akan lebih mudah jika kamu suka menyunting hasil fotomu. Kelebihan yang dimiliki oleh jenis kamera ini adalah kemampuan zoom-nya yang sangat jauh. Sayangnya, kualitas foto yang dihasilkan masih jauh di bawah kamera DSLR. 5. Analog Sumber Kamera analog saat ini kembali menjadi tren di kalangan anak muda. Tren tersebut hadir karena kamera analog memiliki hasil foto dengan filter vintage alami. Jenis kamera ini masih menggunakan roll film untuk memotret objek. 6. Instant/Polaroid Sumber Seperti namanya, kamera polaroid memiliki fitur yang bisa secara langsung mencetak objek yang dipotret. Nama asli dari jenis kamera ini adalah kamera instan, namun karena perusahaan Polaroid Corporation adalah pihak yang pertama memperkenalkan kamera ini maka banyak orang menyebutnya sebagai kamera polaroid. Dahulu hasil foto kamera ini dicetak menggunakan film, namun sekarang mereka telah beralih dengan mencetak foto pada kertas. Selain polaroid, Fujifilm dan Kodak juga ikut menjadi produsen kamera instan. Jenis kamera ini cocok untukmu yang ingin segera mendapatkan hasil jepretanmu. Kelemahan dari jenis kamera ini adalah terbatasnya kertas yang bisa dipasang di dalam kamera sehingga jumlah jepretanmu juga akan terbatas. 7. Action Camera Sumber Kamera aksi merupakan salah satu jenis kamera yang sering dipakai oleh para vlogger. Vlogger adalah akronim dari video blogger. Fitur yang paling sering dipakai dalam jenis kamera ini adalah video. Penggunanya jarang menggunakan kamera aksi untuk memotret. Kamera aksi memiliki ukuran yang sangat kecil, bahkan lebih kecil daripada kamera saku. Ia sangat praktis dan bisa diletakkan dimana-mana, termasuk di atas helm. Meski berukuran kecil, kamera aksi memiliki kualitas yang tidak bisa diragukan. Ia bisa menghasilkan video dengan resolusi 1080p dan kecepatan 30 frame per second. Kelebihan kamera aksi adalah image stabilizer yang bisa membuat hasil video tidak memiliki terlalu banyak goncangan meski digunakan dalam kegiatan yang membutuhkan banyak gerakan. Oleh karena itu, nama kamera ini adalah kamera aksi. 8. 360 Camera Sumber Sesuai dengan namanya, jenis kamera ini memiliki fitur yang berupa jumlah point of interest yang banyak. Kamera ini memiliki lensa sejumlah 36 buah. Kelebihannya adalah mampu menghasilkan hasil foto dengan resolusi mencapai 1080MP. Objek yang cocok diambil menggunakan jenis kamera ini adalah pemandangan dan indoor. 9. Medium Format Sumber Jenis kamera ini sangat cocok digunakan untuk fotografi fashion. Kelebihan yang dimilikinya adalah gambar dengan kualitas tinggi dan kinerja noise yang juga tinggi. Namun, kamera ini kurang populer di pasaran karena fiturnya terbatas. Merek kamera medium format yang paling terkenal adalah Hasselblad. Selain itu, Fujifilm dan Pentax juga mulai mencoba memproduksi jenis kamera ini. Kamera ini memiliki berat dan ukuran yang sedikit lebih besar daripada kamera DSLR. Ukuran yang besar tersebut karena adanya sensor kamera yang ukurannya lebih besar daripada kamera DSLR. 10. Underwater Sumber Kamera underwater adalah salah satu jenis kamera dengan fitur yang unik. Seperti namanya, jenis kamera ini dirancang agar bisa digunakan untuk merekam objek yang ada di dalam air. Biasanya kamera jenis ini memiliki ketahanan terhadap air dan suhu yang rendah. 11. Compact Sumber Kamera kompak masih eksis di pasaran meski ia tidak memiliki fitur yang selengkap kamera digital. Alasan jenis kamera ini masih eksis adalah kemudahannya untuk dibawa kemana-mana. Selain itu, jenis kamera ini juga diatur secara otomatis sehingga penggunanya tidak perlu mengatur kecerahan dan fokus. Karena kemudahannya tersebut, jenis kamera ini sangat cocok dipakai untuk orang awam yang belum memahami fotografi. Harga jenis kamera ini juga cukup terjangkau. Ia pun memiliki ukuran yang cocok untuk dibawa kemana-mana. 12. Video Camera Sumber Kamera video adalah jenis kamera perkembangan dari jenis kamera analog. Pada zaman dahulu, hasil rekaman disimpan di dalam CD, sekarang hasil rekaman sudah bisa disimpan di dalam kartu memori. Namun, jenis kamera ini hanya dapat dipakai untuk mengambil video atau bayangan bergerak. Kamera ini tidak memiliki fitur yang digunakan untuk memotret objek. Biasanya jenis kamera ini juga disebut dengan nama handycam. Keberadaan kamera video digital sangat memudahkan pekerjaan yang membutuhkan kecepatan transfer file. Dengan disimpannya hasil rekaman di dalam kartu memori, kamu bisa dengan segera memindahkan file rekaman ke dalam laptop saat dibutuhkan. 13. Boutique Sumber Sekilas kamera boutique memiliki bentuk yang mirip dengan kamera saku. Kamera boutique merupakan salah satu jenis kamera digital. Kelebihan yang dimiliki oleh kamera ini adalah sensor full frame yang lebih baik daripada DSLR, namun dengan ukuran yang lebih ringkas daripada DSLR. Dengan kemampuannya tersebut, tidak heran jika kamera boutique memiliki harga yang cukup mahal. Harga satu kamera boutique bisa berkisar antara Rp – Rp 14. Telepon Seluler Sumber Saat ini kamera dengan kualitas baik tidak hanya bisa kita temukan di dalam kamera yang sesungguhnya. Banyak model baru ponsel pintar yang hadir dengan kualitas kamera yang tidak kalah dengan kamera digital biasanya. Hal ini memudahkan para pengguna ponsel pintar karena mereka tidak perlu membeli kamera secara terpisah untuk mendapatkan hasil gambar yang bagus. Kepraktisan adalah kelebihan yang diutamakan dari jenis kamera ini. Namun, untuk menghasilkan hasil gambar profesional tertentu kamu tetap membutuhkan kamera digital yang profesional. Hal ini karena kamera ponsel pintar juga masih memiliki keterbatasan tertentu. Jika hanya ingin menghasilkan foto bagus tanpa fitur khusus, pilihlah ponsel pintar dengan kualitas kamera yang tinggi. Nah, itu tadi adalah penjelasan mengenai jenis kamera yang sesuai dengan kebutuhanmu. Sebelum memilih kamera, sebaiknya terlebih dahulu melakukan riset untuk mengetahui jenis kamera yang dibutuhkan. Hal ini berguna agar kamera yang telah dibeli bisa berguna sebagaimana mestinya. Masing-masing kamera juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi, bijaklah dalam memilih calon kameramu! Vas Bunga dan Jendela, Credit Noah Näfnoahdavis Bagaimana agar membuat portofolio fotografi Anda semakin luas dan menarik ? Cobalah still life photography, salah satu jenis fotografi yang akan mengembangkan keterampilan teknis Anda sekaligus menambah wawasan konsep fotografi. Dengan konsep yang baik dan eksekusi teknis yang sempurna, akan membawa Anda ke dalam dunia fotografi still life dengan sukses. Anda perlu menemukan banyak ide, cara atau gaya baru untuk membuat foto benda mati yang Anda ambil, tampak menarik dan lebih hidup. Salah satunya dengan bereksperimen banyak-banyak, mulai dengan pengaturan, pencahayaan dan komposisi yang berbeda. Fotografer still life dapat meniupkan nyawa hidup ke subjek foto mereka. Banyak yang bertanya terkait fotografi still life, antara lain Apa itu still life photography ?Bagaimana fotografi still life bisa tingkatkan skill fotografi ?Foto apa saja yang masuk dalam kategori still life ?Ide apa saja untuk foto still life ?Apa saja peralatan yang dibutuhkan ?Tips untuk mengambil foto still life Tertarik ? Artikel ini adalah tempat yang tepat, di sini kita akan belajar still life photography dengan literatur yang sangat lengkap. Untuk teknis yang lebih detail mungkin akan dibahas di artikel yang terpisah. Still Life Photography Adalah … Kita sebenarnya sudah sering melihat senirupa berupa lukisan-lukisan yang menggambarkan sekeranjang buah-buahan atau bunga dalam vas. Itu adalah contoh klasik dari still life. Tetapi mengapa disebut hidup, benda diam yang hidup ? Buah-buahan sebagai foto still life, credit Ergita Selagitsela Singkatnya, still life secara umum adalah sebuah karya seni yang berfokus pada subjek benda mati. Biasanya, subjeknya adalah barang biasa dan banyak dijumpai sehari-hari, mencakup benda buatan manusia seperti vas, barang pakaian dan produk-produk dan juga benda alami seperti tanaman, makanan, batu dan kerang. Di dalam still life Anda memiliki kebebasan untuk mengatur objek dengan cara apa pun yang Anda inginkan. Beda dengan makhluk hidup atau alam yang tentu lebih sulit untuk diatur dalam komposisi. Fotografi still life mengikuti filosofi yang sama. Banyak penekanan diberikan pada penataan barang, pencahayaan dan komposisi dalam frame. Ini salah satu jenis fotografi yang membuat kita banyak bereksperimen dan bisa menjadikan kita fotografer yang lebih baik. Jadi still life photography adalah jenis fotografi yang menggambarkan benda mati yang akan tampak lebih hidup dengan teknik komposisi dan pencahayaan yang menarik. Fotografi jenis ini memberi fotografer banyak kebebasan dalam menata elemen dalam komposisi dibandingkan dengan jenis fotografi lainnya. Coba bandingkan dengan fotografi landscape atau street photography. Pencahayaan dan framing adalah aspek penting dari komposisi fotografi still life. Ide fotografi still life yang populer antara lain termasuk benda berjenis bunga, makanan, ruang meja, alat tulis, vas, alat masak dll. Umumnya still life tidak terlalu dekat dengan subjek dan tidak terlalu jauh, tetapi pada sudut yang sangat sedang. Meningkatkan Ketrampilan Fotografi Sekali lagi still life photography membuat kita sangat mudah untuk bereksperimen, seperti yang telah disebutkan di atas. Misalnya dibandingkan dengan fotografi potret dan lanskap, yang mengharuskan kita berurusan dengan model langsung atau harus mencari lokasi yang menarik untuk mendapatkan foto yang bagus. Meningkatkan skill dan insting komposisi, credit Chris Lawton chrislawton Sementara mengambil foto still life membuat kita bisa melakukan komposisi semenarik yang Anda inginkan menggunakan benda-benda umum yang Anda miliki atau temukan di sekitar. Lakukan adjustment komposisi dan pencahayaan untuk melihat mana yang berhasil baik dan apa yang tidak. Jadi, begitu paham cara membuat foto still life yang hebat, secara langsung kita memperoleh ketrampilan membuat komposisi foto yang lebih baik dalam situasi atau jenis fotografi apa pun. Still life photography tidak saja terkait teknik komposisi dan pencahayaan, tetapi juga menampilkan keahlian dan bakat artistik Anda. Bagaimana merubah benda-benda biasa menjadi karya seni yang menarik berupa foto still life. Jenis-Jenis Foto Still Life Fotografi still life mencakup berbagai subkategori yang secara umum membutuhkan cara pengambilan foto yang berbeda. Meskipun foto still life termasuk salah satu jenis fotografi benda buatan manusia, tetapi kadang yang difoto bisa jadi bukan buatan manusia tapi dari benda-benda alami. Berikut ini beberapa di antaranya Still Life Di Atas Meja Fotografi di atas meja adalah jenis still life photography yang paling umum. Dan kebanyakan orang akan memikirkan “foto di atas meja” ini ketika mendengar tentang fotografi still life. Kategori ini adalah tentang bagaimana memotret objek yang cukup muat di atas sebuah meja. Still life di atas meja paling banyak dilakukan, credit Jason Abdilla jabdilla_creative Objek foto dapat berupa apa saja yang diinginkan oleh fotografer, asalkan bisa menjadi sebuah foto menarik dan hidup. Ini adalah genre paling simpel dari still life. Fotografi Produk Contoh lain adalah fotografi produk. Ya karena umumnya produk yang difoto adalah benda mati, maka bisa dimasukkan dalam kategori still life. Namun tujuan utamanya adalah untuk memamerkan suatu produk semenarik mungkin dengan tujuan agar dikenali baik oleh konsumen dan ujung-ujungnya dibeli. Foto-foto produk biasanya fokus pada gambar produk yang jelas tanpa gangguan, misalnya dengan background polos putih atau hitam. Harapannya konsumen akan fokus ke produk. Tetapi tak jarang juga melibatkan elemen lain misalnya alam. Sebaliknya, foto still life yang orisinil biasanya lebih didorong secara artistik dan menawarkan lebih banyak peluang untuk berkreasi. Fotografi Makanan Fotografi makanan adalah sub kategori lain dari foto still life yang terkait juga dengan fotografi produk jika itu bersifat komersil. Karena tujuan utama adalah menggambarkan makanan agar bisa menarik pembeli. Fotografi makanan termasuk still life, credit Jose Tebar josetebar Jika dibandingkan dengan fotografi produk, fotografi makanan memiliki kekhususuan dalam hal tampilan aksesoris pendukung disekitar makanan itu sendiri. Sering melibatkan peralatan makan atau peralatan memasak di sekitar subjek makanan. Found Object Photography Foto ini berisi objek atau benda yang ditemukan, dan dapat dianggap sebagai cabang fotografi still life. Foto benda-benda yang ditemukan biasanya dilakukan modifikasi terlebih dahulu dan menempatkannya dalam konteks yang tidak biasa. Benda temuan bisa jadi foto still life unik, credit Ante Hamersmit ante_kante Misalnya foto kaleng-kaleng bekas berwarna-warni yang disusun sedemikian rupa sehingga artistik dan menarik. Foto kategori ini membuat penonton berpikir tentang subjek benda-benda unik tersebut dengan cara yang berbeda. Oleh karenanya itu disebut still life, benda diam yang hidup. Ide dan Konsep Still Life Bagaimana sudah paham apa itu still life photography ? Sekarang kita siap untuk memulai mencari inspirasi dan beberapa ide untuk membuat. Semua Jenis Benda Pertama pada dasarnya semua objek bisa jadi still life yang bagus, tidak harus dengan subjek klise seperti buah dalam mangkuk. Ada banyak contoh fotografi still life yang hebat yang menggunakan objek yang mungkin tidak pernah Anda pikirkan. Beberapa ide receh misalnya dedaunan, alat makanan, es lilin, buku-buku dan lain sebagainya, jangan tahut untuk mencoba kreatif. Benda tersebut akan terasa hidup jika difoto dan diperlakukan spesial. Benda-benda Tua Lebih Menarik Semakin usang, semakin baik. Objek-objek ini sering menawarkan tekstur menarik dengan permukaan karat, retak dan mengelupas atau tanda-tanda kerusakan yang membuat orang bertanya-tanya kehidupan apa yang telah mereka lalui. Apakah itu buku-buku tua yang berdebu, sepatu butut, koleksi tas tua, lihatlah barang-barang lama yang menarik yang mau Anda buang. Bikin Komposisi Flat Lay Gaya ini adalah dengan mengatur benda yang akan difoto di atas meja atau permukaan datar lainnya dan memotretnya dari atas. Sebenarnya mirip dengan penjelasan di atas yaitu still life di atas meja, hanya saja bedanya foto di ambil dari atas. Jenis komposisi ini sangat sederhana dan mudah karena semua benda berada pada satu bidang. Anda dapat memposisikan segala sesuatu tepat di tempat yang Anda inginkan. Ambil Foto Low Key Coba ambil beberapa foto dengan cara fotografi low key, yang merupakan pemrotetan adegan dalam kondisi gelap dan menekankan cahaya pada area tertentu. Letakkan subyek dalam beberapa pose sehingga mendapatkan intensitas cahaya pada beberapa areanya. Foto low key bisa menempatkan semua perhatian pemirsa pada subjek karena tidak ada hal lain selain warna hitam pekat sebagai latar belakangnya. Peralatan Yang Dibutuhkan Pada dasarnya still life photography adalah jenis foto yang tidak butuh banyak alat untuk memulai. Pertama cukup gunakan kamera yang ada dan meja yang diletakkan dekat jendela, yang merupakan sumber cahaya alami terbaik pada waktu siang tentunya. Foto still life menggunakan cahaya alami, credit Maria Ionova marusyaionova Karena penataan komposisi objek adalah bagian terpenting, lakukan eksperimen atau percobaan dengan pengaturan menggunakan alat yang ada. Untuk itu tidak perlu kamera yang mahal. Kecuali Anda mulai bergerak ke arah profesional. Pencahayaan Foto Still Life Pencahayaan merupakan faktor penting dalam fotografi still life. Jika obyek foto adalah obyek biasa maka pencahayaan adalah salah satu cara terbaik untuk menciptakan suasana hati atau menambah ketertarikan pada foto Anda. Sumber ini bisa didapat dari reflektor cahaya, pertama karena harganya terjangkau dan/atau bisa dibuat dari benda sekitar. Fungsi utama reflektor adalah meratakan intensitas cahaya pada subyek, meningkatkan detail tekstur dll. Kedua yang banyak juga dipakai adalah lampi flash eksternal, atau strobo. Karena kita tidak selalu tergantung pada sumber cahaya lingkungan luar seperti cahaya dari jendela. Jika terlalu mahal bisa juga pakai lampu kilat built-in dikombinaskan dengan softbox. Dengan softbox caya dapat diredakan, dilembutkan dan diratakan keseluruh permukaan subyek. Selain itu juga bisa membantu mengarahkan cahaya ke arah yang Anda inginkan. Lensa Untuk Still Life Pada umumnya tidak membutuhkan lensa khusus yang mahal. Lensa yang dipilih juga tidak perlu terlalu wide atau tele. Karena dalam fotografi still life, subjek biasanya berada di dekat kita dan tidak memakan banyak ruang. Sudut pandang foto still life, credit Nicolas Hoizey nhoizey Lensa close up dan lensa makro mungkin pilihan baik karena akan membantu Anda menjadi kreatif dengan perspektif jarak yang dekat. Sementara lensa tele bisa saja digunakan, tetapi tentunya jarak pengambilan foto harus disesuaikan. Dengan menggunakan lensa tele bisa fokus pada bagian tertentu pada subjek foto dan blur bagian lainnya. Tips Fotografi Still Life Kiat-kiat singkat ini mencoba membantu Anda menghindari kesalahan-kesalahan yang umumnya sering dilakukan. Rencanakan Sesi Foto Still life photography dengan peralatan studio, credit Alex Simpson m_simpsan Fotografi still life menawarkan banyak sekali kebebasan dan jika Anda tidak punya rencana, mudah kehilangan arah. Lakukan analisa terlebih dahulu, diskusi, desain terhadap foto still life yang akan diambil. Pikirkan tentang objek yang akan Anda gunakan, beberapa cara berbeda untuk mengaturnya, jenis pencahayaan apa yang akan digunakan dan waktu yang tepat pengambilan foto. Gunakan Tripod Dengan tripod tangan Anda akan bebas dan bisa mengatur komposisi obyek dan melakukan adjustment pencahayaan dengan lebih mudah. Selain itu untuk beberapa teknik foto still life membutuhkan shutter speed yang lama sehingga butuh penyangga kamera agar stabil dan tidak goyang. Memilih Latar Belakang Dengan latar belakang yang tepat, bisa membuat perhatian fokus hanya ke subyek foto. Misalnya warna polos butuh atau hitam pekat, menjamin pemirsa foto tidak melewatkan sedikitpun subyek utama. Gunakan barang-barang di sekitar yang mudah didapat untuk latar belakang, misalnya kain selimut polos, meja dan tembok putih dsb. Kesimpulan Dengan artikel ini sekarang Anda telah tahu apa itu still life photography, bagaimana ia bisa meningkatkan keterampilan fotografi, jenis-jenisnya dan beberapa teknik yang akan membantu Anda sukses dalam hal itu. Setelah ini mulailah mengambil foto still life dan lakukan banyak eksperimen untuk mendapatkan hasil terbaik yang benar-benar bisa Anda banggakan. Jika artikel ini bermanfaat mohon share dan refer ke ini. Foto yang tampil disini diambil dari situs dan merupakan foto-foto yang bisa dipublikasikan dengan bebas dan gratis.

jenis kamera yang digunakan untuk pemotretan still life adalah