Nah dibawah ini ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang ada dalam sebuah atom mekanika kuantum, yaitu: Kelebihannya: Bisa menjelaskan posisi kebolehjadian ditemukannya elektron.
D1E6. Mekanika Kuantum – Dalam pelajaran fisika ada banyak sekali cabang dasar yang bisa kita pelajari. Salah satu di antaranya adalah mekanika kuantum. Melansir dari Wikipedia, mekanika kuantum merupakan cabang dasar fisika yang menggantikan mekanika klasik pada tataran sistem atom dan subatom. teori-mekanika-kuantumSistem yang mengikuti mekanika kuantum ini bisa diposisikan dalam superposisi kuantum pada keadaan yang berbeda, tidak seperti pada fisika klasik. Ilmu seputar mekanika kuantum memberikan kerangka matematika untuk berbagai cabang fisika dan kimia, tak terkecuali fisika atom, fisika molekular, kimia komputasi, kimia kuantum, fisika partikel, dan fisika kuantum adalah bagian dari teori medan kuantum dan fisika pada umumnya, yang bersama relativitas umum merupakan salah satu pilar dalam fisika modern. Dasar mekanika kuantum adalah bahwa energi itu tidak kontinu tetapi diskrit. Konsep mekanika kuantum sendiri terbilang revolusioner sebab bertentangan dengan fisika klasik yang beranggapan bahwa energi itu Mekanika Kuantum Menurut Para AhliSekarang kita bahas lebih lanjut seputar bagaimana teori mekanika kuantum menurut para ahli. Ada setidaknya tiga pendapat ahli yang kami himpun untuk menjelaskan tentang teori atom mekanika kuantum. Simak penjelasan di bawah Victor de BroglieMenurutnya, gerakan partikel seperti elektron memiliki sifat-sifat panjang gelombang. Sehingga berlaku hukum-hukum gelombang berikutHukum Gelombang λ = h/p = h/ HeinsbergSelain Louis, Warner Heinsberg turut memiliki pandangan tersendiri soal teori mekanika kuantum. Ia menjelaskan bahwa kedudukan dan momentum elektron tidak dapat ditentukan dengan tepat secara bersamaan atau yang juga bisa disebut dengan asas ketidakpastian. Sehingga elektron yang mengelilingi inti, jaraknya dari inti hanya bisa ditentukan dengan kemungkinan-kemungkinan juga Teori Asam Basa LewisErwin SchrodingerSedangkan menurut Erwin Schrodinger, elektron bisa dianggap sebagai gelombang materi yang gerakannya dapat disamakan dengan gerakan gelombang. Pernyataan itu disebut dengan istilah mekanika gelombang atau mekanika itu ia juga menyatakan bahwa kedudukan elektron dalam atom tidak bisa ditentukan secara pasti. Yang dapat ditentukan hanya probabilitasnya atau daerah kemungkinan keberadaannya saja. Ruangan yang memiliki probabilitas terbesar ditemukan elektron disebut Atom Mekanika KuantumDalam skala atomik elektronik dapat dilihat sebagai gejala gelombang yang tidak memiliki posisi tertentu di dalam ruang. Posisi elektron diwakili oleh kebolehjadian atau peluang terbesar ditemukannya elektron di dalam dualisme gelombang partikel digunakan untuk mendapatkan penjelasan yang lengkap dan umum dari struktur atom. Dalam hal ini gerak elektron digambarkan sebagai sebuah gejala dinamika Newton yang awalnya digunakan untuk menjelaskan gerak elektron digantikan dengan persamaan Shcrodinger yang menyatakan fungsi gelombang untuk elektron. Sehingga model atom yang didasarkan pada prinsip itu disebut model atom mekanika Shcrodinger untuk elektron di dalam atom dapat memberikan solusi yang diterima. JIka ditetapkan bilangan bulat tiga parameter yang beda dan menghasilkan tiga bilangan bilangan kuantum itu antara lain ini yaitu bilangan kuantum utama, orbital, dan magnetik. Jadi gambaran elektron di dalam atom diwakili oleh seperangkat bilangan dan Kekurangan Teori Mekanika KuantumPenemuan teori dan model atom mekanika kuantum oleh Erwin Shcrodinger dapat menyempurnakan sejumlah kelemahan yang ada dalam teori atom Bohr. Tidak hanya itu, teori ini juga membuka pemahaman baru tentang struktur atom dan pergerakan elektron di dalam apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan teori mekanika kuantum ini? Berikut penjelasan selengkapnya yang bisa Anda Teori Mekanika KuantumAda setidaknya empat kelebihan dari teori atom mekanika kuantum, antara lainDapat menjelaskan posisi kebolehjadian ditemukannya menjelaskan posisi elektron ketika mengukur perpindahan energi eksitasi dan emisinyaMengidentifikasi proton dan neutron pada inti. Sementara elektron berada pada Teori Mekanika KuantumSelain mempunyai beberapa kelebihan, teori atom mekanika kuantum juga mempunyai beberapa kelemahan. Berikut adalah kekurangan dari teori iniPersamaan ini hanya dapat diterapkan secara eksak untuk partikel dalam kotak dan atom dengan elektron tunggalSulit diterapkan untuk sistem makroskopis dengan kumpulan atom, misalnya adalah Atom Mekanika KuantumModel atom mekanika kuantum menyebutkan bahwa elektron dalam atom memiliki sifat partikel dan sifat gelombang. Gambar di atas merupakan ilustrasi sebuah model atom mekanika Teori Mekanika KuantumMekanika kuantum berhasil menjelaskan berbagai hal yang terjadi di alam semesta. Seringkali mekanika kuantum menjadi satu-satunya alat yang bisa menjelaskan perilaku individu dan partikel subatomik yang membentuk segala bentuk zat, seperti elektron, proton, neutron, foton dan lain kuantum juga mempengaruhi teori dawai, kandidat untuk teori segala kuantum sangat penting untuk memahami bagaimana atom individu bergabung secara kovalen untuk membentuk molekul. Menariknya sebagian besar perhitungan kimia komputasi modern mengandalkan mekanika kuantum. Berikut adalah teknologi modern yang beroperasi pada skala di mana efek kuantum memberikan pengaruh peralatan modern yang didesain dengan memakai mekanika kuantum. Misalnya adalah laser, transistor, mikroskop, elektron hingga magnetic resonance imaging MRI. Selain itu lampu LED yang menjadi sumber cahaya dengan efisiensi tinggi juga memanfaatkan teori mekanika elektronik kebanyakan beroperasi dengan efek quantum tunneling. Contoh sederhananya adalah saklar lampu. Saklar tidak bisa bekerja jika elektron tidak bisa melewati terowongan kuantum lewat lapisan oksidasi pada permukaan kontak ilmuwan diketahui tengah meneliti untuk mencari metode paling baik untuk memanipulasi keadaan kuantum. Usaha yang dilakukan adalah pengembangan kriptografi kuantum. Secara teknis kriptografi kuantum bisa menjamin pengiriman informasi secara KuantumTidak berhenti sampai di situ, ilmuwan juga melakukan pengembangan komputer kuantum. Rencananya komputasi kuantum dimanfaatkan untuk melakukan tugas komputasi tertentu dengan kecepatan melebihi komputer biasaTidak dengan memakai bit biasa, komputer kuantum memanfaatkan qubits yang bisa digunakan dalam keadaan superposisi. Selain itu penelitian lainnya yang tengah dilakukan adalah teleportasi kuantum yang mendalami teknik untuk mengirim informasi kuantum pada jarak yang KuantumTeori kuantum juga memberikan penjelasan yang akurat terhadap banyak fenomena yang sebelumnya tidak bisa dijelaskan. Misalnya adalah radiasi benda hitam dan stabilitas orbital elektron pada atom. Ilmu ini juga memberikan gambaran pada berbagai sistem biologi, misalnya reseptor bau dan struktur hanya itu saja, penelitian terbaru mengenai fotosintesis juga memberikan bukti bahwa korelasi kuantum memiliki peran penting dalam proses dasar pada tanaman dan banyak organisme klasik seringkali dapat memberikan perkiraan yang baik seperti fisika kuantum. Umumnya pada kasus dengan partikel jumlah besar atau bilangan kuantum besar. Sebab perumusan klasik jauh lebih sederhana dan mudah untuk dihitung daripada perumusan kuantum. Perkiraan klasik dipakai dan lebih dipilih saat sebuah sistem cukup besar untuk menjadikan efek mekanika kuantum menjadi kecil. AdvertisementScroll to Continue With Content
Teori Atom Mekanika Kuantum – Teori atom merupakan salah satu bentuk dari teori ilmiah yang memiliki sifat alami materi, dimana teori ini menyatakan bahwa materi tersusun dari satuan terkecil yang disebut sebagai atom. Di dalam atom sendiri terdapat beberapa jenis teori dan salah satunya adalah teori atom mekanika kuantum yang akan dibahas saat ini. Apa sebenarnya yang dimaksud dari teori atom mekanika kuantum? Simak informasi berikut. Teori Atom Mekanika Kuantum Menurut Para Ahli1. Louis Victor de Broglie2. Werner Heinsberg3. Erwin SchrodingerPerkembangan Teori Atom1. Teori Atom Dalton2. Teori Atom Thomson3. Teori Atom Rutherford4. Teori Atom Niels Bohr5. Teori Atom Modern atau yang dikenal sebagai Teori Atom Mekanika KuantumPerbedaan Model Atom Bohr Dengan Model Atom Mekanika KuantumModel Atom Mekanika KuantumBilangan Kuantum1. Bilangan Kuantum Utama atau n2. Bilangan Kuantum Azimut atau I3. Bilangan Kuantum Magnetiork atau m4. Bilangan Kuantum Spin atau sKelebihan serta Kekurangan yang dimiliki Teori Atom Mekanika Kuantum1. Kelebihan dari atom mekanika kuantum2. Kekurangan dari atom mekanika kuantumBentuk Orbital Atom1. Orbital s2. Orbital p3. Orbital d4. Orbital fKonfigurasi Elektron1. Asas Aufbau2. Asas Larangan Pauli3. Kaidah HundRekomendasi Buku & Artikel TerkaitKategori Ilmu KimiaMateri Terkait Teori Atom Mekanika Kuantum Menurut Para Ahli Terdapat beberapa ahli serta ilmuwan yang mengeluarkan pendapat mereka mengenai teori atom mekanika kuantum, berikut beberapa penjelasannya. 1. Louis Victor de Broglie Ahli yang pertama yaitu Louis Victor de Broglie mengungkapkan pendapatnya mengenai teori atom mekanika kuantum dengan mengatakan bahwa gerakan partikel seperti elektron yang memiliki berbagai sifat panjang gelombang, yang membuat berlakunya hukum gelombang sebagai berikut. Hukum Gelombang λ = h/p = h/ 2. Werner Heinsberg Ahli yang kedua yaitu Werner Heisenberg mengungkapkan pendapatnya mengenai teori atom mekanika kuantum dengan mengatakan bahwa kedudukan serta momentum elektron tidak dapat ditentukan dengan tepat secara bersamaan yang dikenal dengan Asas Ketidakpastian. Hal tersebut yang membuat elektron yang mengelilingi inti, jaraknya dari inti cuma dapat ditentukan melalui berbagai kemungkinan saja. 3. Erwin Schrodinger Ahli yang ketiga yaitu Erwin Schrodinger mengungkapkan pendapatnya mengenai teori atom mekanika kuantum dengan mengatakan bahwa elektron dapat dianggap sebagai gelombang materi yang gerakannya dapat disamakan dengan gerakan gelombang. Pernyataan beliau tersebut juga bisa disebut dengan mekanika gelombang atau yang dikenal juga sebagai mekanika kuantum. Erwin Schrodinger juga mengatakan mengenai kedudukan elektron yang ada di dalam atom tidak dapat ditentukan secara pasti, dan yang dapat ditentukan hanya probabilitasnya saja atau daerah kemungkinan keberadaannya saja. Orbital merupakan ruangan yang memiliki probabilitas terbesar yang dapat ditemukan elektron. Pelajari lebih dalam mengenai mengenai Mekanika Kuantum melalui buku karya Vani Sugiyowo yang ada dibawah ini dan Grameds dapat menemukan bahwa mekanika kuantum ada di sekitar kita dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan Teori Atom Berdasarkan lansiran dari buku Modul Perkembangan Teori Atom yang ditulis oleh Dra. Hendri Kensry Yenny, konsep dari teori atom sendiri pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan oleh Democritus yang merupakan seorang filsuf dan berasal dari Yunani. Sebelum membahas mengenai teori atom modern atau yang dikenal dengan teori atom mekanika kuantum, Grameds dapat memahami perkembangan teori atom terlebih dahulu melalui informasi dibawah ini. 1. Teori Atom Dalton Teori atom yang pertama adalah teori atom dalton. Setelah kemunculan pemikiran Demokritos, konsep atom yang ada mulai mengalami perkembangan. Dimana seorang ilmuwan bernama John Dalton menjadi orang pertama yang mengembangkan teori atom. Teori yang dibuatnya tersebut kemudian diberi nama teori atom dalton. Dimana teori tersebut menyatakan bahwa atom merupakan partikel terkecil dan tidak dapat dibagi lagi. 2. Teori Atom Thomson Teori atom yang kedua adalah teori atom thomson. Dimana setelah kemunculan teori atom dalton, terdapat berbagai teori atom lain yang bermunculan dan salah satunya adalah teori atom thomson yang merupakan bentuk perbaikan dari model atom Dalton. Thomson juga memiliki pemikiran mengenai atom, beliau mengatakan bahwa atom merupakan bola pejal yang terdiri atas materi yang bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron seumpama sepotong roti kismis. 3. Teori Atom Rutherford Teori atom yang ketiga adalah teori atom rutherford yang dibuat oleh Rutherford dalam rangka memperbaiki teori atom Thomson sebelumnya. Teori atom Rutherford sendiri menyatakan bahwa atom terdiri dari inti atom yang memiliki ukuran yang sangat kecil dan juga memiliki muatan positif yang sekitarnya dikelilingi oleh elektron yang memiliki muatan negatif. 4. Teori Atom Niels Bohr Teori atom yang keempat adalah teori atom Niels Bohr yang merupakan bentuk teori atom yang dibuat oleh Niels Bohr karena menurutnya teori atom Rutherford sebelumnya masih memiliki kelemahan. Melalui teori atom Niels Bohr ini, beliau memperbaiki teori sebelumnya dengan model atomnya yang berpendapat bahwa tingkat energi atau kulit yang ada dalam atom. Selanjutnya, model atom yang terus berkembang hingga model atom mekanika kuantum yang didalamnya menjelaskan mengenai gagasan berhubungan dengan orbital. Teori tersebut yang kemudian dikenal dengan teori atom paling modern. 5. Teori Atom Modern atau yang dikenal sebagai Teori Atom Mekanika Kuantum Teori atom yang kelima adalah teori atom modern atau yang dikenal juga dengan teori atom mekanika kuantum. Teori atom modern ini merupaakn teori yang membahas mengenai model atom yang paling modern jika dibandingkan dengan berbagai teori atom lainnya. Teori ini sendiri disempurnakan oleh seorang ahli fisika yang berasal dari Austria yang bernama Erwin Schrodinger. Beliau menjelaskan bahwa atom memiliki inti yang mempunyai muatan positif serta dikelilingi oleh elektron yang mempunyai muatan negatif. Atom Mekanika Kuantum sendiri memiliki daerah orbital yang terbagi menjadi empat jenis orbital, yaitu s, p, d, dan f. Perbedaan Model Atom Bohr Dengan Model Atom Mekanika Kuantum Terdapat beberapa perbedaan model atom bohr dengan model atom mekanika kuantum, simak informasi berikut. Pada model atom Bohr, elektron mengelilingi inti atom melalui lintasan dan memiliki tingkat energi tertentu. Dibandingkan dengan model atom mekanika kuantum yang elektron mengitari inti atom melalui orbital tertentu yang membentuk kulit atom. Pada model atom Bohr, elektron bergerak pada lintasannya dan membuat bentuk lingkaran seperti halnya pergerakan planet yang mengelilingi matahari. Dibandingkan dengan model atom mekanika kuantum yang elektronnya bergerak di dalam orbital dan melakukan gerakan gelombang. Pada model atom Bohr, posisi dari sebuah elektron yang bergerak mengitari atom sendiri dapat ditentukan. Dibandingkan dengan model atom mekanika kuantum yang posisi dari sebuah elektronnya bergerak mengelilingi inti atom tersebut tidak dapat ditentukan secara pasti. Pada teori atom Bohr tidak mampu menjelaskan mengenai pengaruh dari medan magnet dalam atom hidrogen seperti pada contohnya mengapa spektrum hidrogen memiliki garis tambahan ketika diberikan pengaruh oleh medan magnet. Dibandingkan dengan model atom mekanika kuantum yang telah dapat digunakan untuk menjelaskan sifat atom serta molekul yang berelektron lebih dari satu, serta berdasarkan kenyataannya dapat dilihat dengan teliti, spektrum gas hidrogen yang ada tidak terdiri dari hanya satu garis, namun beberapa garis yang memiliki jarak yang saling berdekatan. Berdasarkan hal tersebut, lintasan yang ada memiliki sub lintasan dimana tempat elektron ditemukan. Pada skala atomik, sebuah elektron dapat kita lakukan peninjauan sebagai gejala gelombang yang tidak mempunyai posisi tertentu di dalam sebuah ruang. Posisi yang dimiliki sebuah elektron diwakili oleh peluang paling besar yang dapat ditemukannya elektron yang ada di dalam sebuah ruang. Prinsip dualisme gelombang – partikel digunakan dalam rangka mendapatkan penjelasan yang selengkap mungkin dan juga umum dari struktur umum. Disini gerak elektron digambarkan menjadi sebagai sebuah gejala gelombang. Persamaan dinamika Newton yang pada umumnya digunakan untuk menjelaskan gerak elektron digantikan oleh persamaan Schrodinger yang menyatakan mengenai fungsi dari gelombang yang dibuat elektron. Jadi, kesimpulannya adalah model atom yang didasari oleh prinsip tersebut disebut juga dengan model atom mekanika kuantum. Persamaan Schrodinger bagi elektron yang ada di dalam atom juga dapat menjadi solusi yang dapat diterima, hal tersebut bisa terjadi apabila ditetapkan bilangan bulat untuk tiga parameter yang berbeda serta menghasilkan tiga bilangan kuantum. Ketiga bilangan kuantum tersebut terdiri dari bilangan kuantum utama, orbital, serta magnetik. Oleh sebab itu, gambaran elektron yang ada di dalam atom dapat diwakili oleh seperangkat bilangan kuantum tersebut. Pelajari berbagai hal lainnya yang berhubungan dengan kimia fisika serta teori dan juga kimia nuklir melalui buku Eniklopedia Kimia Volume 3 Kimia Fisika&Teori, Kimia Nuklir di bawah ini. Bilangan Kuantum Bilangan kuantum yang terdapat di persamaan gelombang dapat digunakan untuk menentukan kedudukan elektron, simak informasi berikut untuk penjelasan mengenai bilangan tersebut. 1. Bilangan Kuantum Utama atau n Bilangan kuantum utama dapat menyatakan tingkat energi dari atom yang ada tersebut. Tingkat energi sendiri juga dapat dikatakan sebagai jumlah orbital maupun jalanan elektron yang dimiliki dari atom tersebut. Nilai energi merupakan sesuatu yang diwakilkan dari banyaknya elektron yang dimiliki dari atom tersebut. Semakin banyak atau besar tingkatan energi yang dimiliki dari sebuah atom, maka nilai bilangan kuantum utama yang dimilikinya juga akan semakin besar. Bilangan kuantum utama atau n ini dimulai dari angka 1,2,3,4,6,8 dan juga seterusnya. 2. Bilangan Kuantum Azimut atau I Bilangan kuantum azimuth dapat digunakan untuk melambangkan sub kulit atom dimana tempat elektron berada. Dimana berbeda dengan bilangan kuantum utama yang digunakan untuk melambangkan kulit atom. Bilangan kuantum azimuth sendiri bergantung terhadap nilai bilangan kuantum utama. Dimana jika sebuah atom memiliki 2 kulit n=2, maka elektron yang mungkin berada di subkulit 2s serta 2p dengan bilangan azimuth yaitu 0 dan juga 1. 3. Bilangan Kuantum Magnetiork atau m Bilangan kuantum magnetik digunakan untuk menyatakan orientasi elektron. Hal tersebut dikarenakan kuantum magnetik berada di dalam medan magnet. Bilangan kuantum magnetik sendiri bergantung pada bilangan pada kuantum azimuth. Dimana, jika bilangan kuantum azimuth memiliki nilai 1, maka bilangan kuantum magnetik akan bernilai -1, 0, serta +1. 4. Bilangan Kuantum Spin atau s Bilangan kuantum spin tidak memiliki hubungan dengan persamaan gelombang, namun digunakan untuk menyatakan arah rotasi elektron. Bilangan kuantum spin sendiri ada dua yang terdiri dari searah dengan jarum jam yaitu -½ serta berlawanan arah dengan jarum jam yaitu +½. Grameds juga dapat mempelajari lebih dalam mengenai listrik dan elektron dengan cara yang menyenangkan melalui buku Why? Electricity & Electron – Listrik & Elektron yang menyajikan informasi dengan animasi. Kelebihan serta Kekurangan yang dimiliki Teori Atom Mekanika Kuantum Teori serta model atom mekanika kuantum yang ditemukan oleh Erwin Schrodinger yang ada saat ini berhasil menyempurnakan beberapa kelemahan yang ada pada teori atom Bohr serta membuka berbagai pemahaman baru mengenai struktur atom serta pergerakan elektron yang ada di dalam atom. Berikut ini beberapa kelebihan serta kekurangan yang ada pada baik teori maupun model dari atom mekanika kuantum. Simak informasi berikut. 1. Kelebihan dari atom mekanika kuantum Kelebihan yang pertama dari atom mekanika kuantum dapat menjelaskan posisi peluang ditemukannya sebuah elektron. Kelebihan yang kedua dari atom mekanika kuantum dapat menjelaskan mengenai posisi elektron saat mengorbit. Kelebihan yang ketiga dari atom mekanika kuantum dapat mengukur perpindahan energi eksitasi serta emisi. Kelebihan yang keempat dari atom mekanika kuantum adalah mampu mengidentifikasi proton serta neutron yang ada pada inti, sedangkan elektron berada pada orbit. 2. Kekurangan dari atom mekanika kuantum Kekurangan yang pertama dari atom mekanika kuantum adalah persamaan tersebut hanya dapat diterapkan secara eksak untuk partikel dalam kotak serta atom yang memiliki elektron tunggal. Kekurangan yang kedua dari atom mekanika kuantum adalah sulit untuk diterapkan dalam sistem makroskopis dengan kumpulan atom, seperti contohnya adalah hewan. Bentuk Orbital Atom Bentuk dari orbital atom bergantung pada bilangan kuantum azimut atau I. Orbital yang mempunyai bilangan kuantum azimut dan memiliki nilai yang sama akan memiliki bentuk yang sama pula. 1. Orbital s Bentuk orbital atom yang pertama yaitu orbital s yang memiliki bentuk subkulit s menyerupai bola, dimanapun elektron beredar maka akan memiliki jarak yang sama terhadap inti. 2. Orbital p Bentuk orbital atom yang kedua yaitu orbital p memiliki rapatan elektron yang terdistribusi di bagian yang saling berlawanan antara satu sama lain dengan inti atom. Inti atom sendiri berada di simpul dengan kerapatan elektron yaitu 0. Orbital p sendiri memiliki bentuk yang menyerupai balon terpilin. Bentuk orbital ini juga memiliki tiga harga m -1,0, +1, oleh sebab itu orbital p terdapat tiga macam yang terdiri dari px, py, dan pz. 3. Orbital d Bentuk orbital atom yang ketiga yaitu orbital d yang merupakan orbital dengan 1=2. Orbital d sendiri memiliki lima jenis orientasi dimana terdapat lima nilai m yang memungkinkan, yang terdiri dari -2, -1, 0, +1, maupun +2. Empat dari kelima orbital d yang ada, yang terdiri dari dxy, dxz, dyz, serta dx2-y2, memiliki empat cuping dan bentuknya menyerupai daun semanggi. Sedangkan orbital d kelima yaitu dz2 memiliki dua cuping utama yang terletak pada sumbu z serta satu bagian yang menyerupai bentuk donat dan terletak di bagian tengah. 4. Orbital f Bentuk orbital atom yang keempat yaitu orbital f yang merupakan orbital dengan 1=3. Bentuk orbital f ini sendiri memiliki tujuh jenis orientasi, seperti halnya terdapat tujuh nilai m yang memiliki kemungkinan 2l + 1 = 7. Ketujuh orbital f sendiri memiliki bentuk yang kompleks yang dilengkapi dengan beberapa cuping. Bentuk orbital ini sendiri cuma dapat digunakan untuk berbagai unsur transisi yang memiliki letak lebih dalam. Konfigurasi Elektron Setelah Grameds memahami mengenai hubungan keberadaan elektron yang ada di dalam sebuah atom dengan orbital yang ada pada teori atom mekanika kuantum. Selanjutnya terdapat konfigurasi elektron yang merupakan penyusun elektron yang ada di dalam orbital kulit atom multi elektron Berikut ini beberapa jenis konfigurasi elektron beserta penjelasannya. Simak informasi berikut. 1. Asas Aufbau Jenis konfigurasi elektron yang pertama yaitu aturan aufbau menyatakan bahwa elektron menempati berbagai orbital yang dimulai dari tingkat energi yang terendah dan seterusnya seperti urutan yang ada pada subkulit. Tingkat energinya sendiri dimulai dari 1s, 2s, 2p dan seterusnya. 2. Asas Larangan Pauli Jenis konfigurasi elektron yang kedua yaitu asas larangan pauli dimana dinyatakan bahwa tidak terdapat dua elektron di dalam satu atom yang mempunyai keempat bilangan kuantum yang sama. Setiap orbital itu memiliki maksimum dimana hanya dapat diisi oleh dua elektron yang memiliki spin yang berlawanan. 3. Kaidah Hund Jenis konfigurasi elektron yang ketiga yaitu kaidah hund yang menyatakan bahwa kalau ada orbital yang memiliki tingkat energi yang sama, konfigurasi elektron dengan energi terendah merupakan dengan jumlah elektron yang tidak berpasangan dengan spin paralel dengan jumlah paling banyak. Seperti itulah penjelasan mengenai teori atom mekanika kuantum. Bagi Grameds yang ingin mempelajari lebih dalam mengenai ilmu kimia yang lain, kamu dapat membaca berbagai buku yang hanya tersedia di Gramedia yang dapat membantu kamu dalam memperkaya ilmu yang kamu miliki. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
– Halo sobat cerdas, dalam artikel ini kita akan membahas tentang Perkembangan Model Atom. Apa sih itu Atom? Apa saja Model-model atom yang dikenal saat ini di dunia sains? Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan pada setiap Model Atom? Untuk mengetahuinya, yuk simak penjelasan berikut! A. Teori Atom John Dalton1. Definisi Teori Atom John Dalton2. Kelebihan Teori Atom John Dalton 3. Kelemahan Teori Atom John DaltonB. Teori Atom Thompson1. Definisi Teori Atom Thompson2. Kelebihan Teori Atom Thompson3. Kekurangan Teori Atom ThompsonC. Teori Atom Rutherford1. Definisi Teori Atom Rutherford2. Kelebihan Teori Atom Rutherford3. Kekurangan Teori Atom RutherfordD. Teori Atom Neils Bohr1. Definisi Teori Atom Neils Bohr2. Kelebihan Teori Atom Neils Bohr3. Kekurangan Teori Atom Neils BohrE. Teori Atom Mekanika Kuantum2. Kelebihan Teori Atom Mekanika Kuantum3. Kekurangan Teori Atom Mekanika Kuantum Atom berasal dari Bahasa Yunani yaitu atomos yang berarti partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi. Atom adalah bagian terkecil yang menyusun suatu benda atau zat. Saat ini atom dianggap sebagai sebuah entitas yang terdiri dari partikel-partikel mikroskopik bernama proton, neutron, dan elektron. Proton dan neutron terikat dengan kuat di dalam inti atom, sedangkan elektron-elektron bergerak di sekitar inti atom dengan kecepatan yang sangat tinggi. Atom merupakan unit dasar dari semua materi di dunia ini, dan segala sesuatu yang terlihat dan terasa oleh manusia terdiri dari atom-atom yang berinteraksi satu sama lain. Sebuah atom tidak dapat dilihat dengan kasat mata, namun kita dapat melihat visualisasi atom yang dikemukakan para ilmuwan berdasarkan model atom mereka yang diperoleh melalui eksperimen dan pemikiran mereka. Kebenaran suatu model atau teori atom tidak mutlak. Saat ini telah dikenal berbagai macam model-model seperti model Atom John Dalton, model Atom JJ Thompson, model Atom Rutherford, model Atom Neils Bohr dan model Atom Mekanika Kuantum. Berikut penjelasan lengkapnya A. Teori Atom John Dalton 1. Definisi Teori Atom John Dalton Teori atom John Dalton adalah teori atom yang dikembangkan oleh John Dalton, seorang ilmuwan Inggris pada awal abad ke-19. Teori ini menyatakan bahwa atom merupakan unit dasar dari semua materi di dunia ini, dan setiap jenis atom memiliki massa yang unik dan konstan. Dalton juga menyatakan bahwa atom-atom dapat berikatan satu sama lain untuk membentuk molekul-molekul yang lebih kompleks. Teori ini memberikan landasan bagi pengembangan ilmu kimia dan telah banyak membantu dalam memahami struktur dan sifat dasar dari atom. Berikut gambar atom model John Dalton Secara lebih sederhana berikut pendapat Dalton mengenai model atom Atom bagian terkecil suatu materi yang tidak dapat dibagi lagi. Atom berbentuk bola pejal yang tidak bermuatan. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bulat dan sederhana. Atom tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Pada reaksi kimia terjadi penggabungan dan pemisahan atom. Senyawa adalah hasil reaksi atom-atom penyusunnya. 2. Kelebihan Teori Atom John Dalton Berikut kelebihan teori atom John Dalton Mampu menjelaskan Hukum Kekelalan Massa, Hukum Perbandingan Tetap, dan Hukum Perbandingan Berganda. Meningkatkan minat ilmuwan untuk meneliti model atom berikutnya. 3. Kelemahan Teori Atom John Dalton Berikut kelemahan teori atom John Dalton Tidak mampu menjelaskan bagaimana cara atom-atom saling berikatan. Tidak dapat menjelaskan hubungan antara larutan senyawa dengan daya hantar arus listrik. Tidak dapat menjelaskan sifat kelistrikan dari suatu materi. Tidak dapat menjelaskan perbedaan antara atom unsur yang satu dengan atom unsur yang lain. Belum melibatkan partikel subatomik antaralain proton, elektron, dan neutron B. Teori Atom Thompson 1. Definisi Teori Atom Thompson Teori atom Thompson adalah Model atom yang diusulkan oleh Thompson seorang ilmuwan asal Inggris, ia memodel seperti “roti kismis”, yaitu model atom yang menggambarkan atom sebagai bola pejal yang bermuatan positif yang diselimuti partikel bermuatan negatif, yang dikenal sebagai elektron yang tersebar di bola pejal yang muatan positif. Model ini diusulkan pada awal 1900-an, sebelum penemuan inti atom dan konsep proton dan neutron. Dalam model ini, elektron bermuatan negatif dianggap tertanam dalam zat bermuatan positif yang seragam, seperti kismis dalam roti. Berikut gambar atom model Thompson Secara lebih sederhana berikut pendapat Thompson mengenai model atom Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif. Elektron yang bermuatan negatif tersebar secara merata di dalam atom. Jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negatif, sehingga atom bersifat netral. 2. Kelebihan Teori Atom Thompson Berikut kelebihan teori atom Thompson Mampu membuktikan bahwa atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsur, yakni adanya partikel lain yang bermuatan negatif dalam atom. Mampu membuktikan bahwa atom bersifat netral yang tersusun dari partikel-partikel yang bermuatan positif dan negatif. Mampu membuktikan bahwa terdapat elektron dalam semua unsur. Mampu melibatkan partikel subatomik berupa elektron. 3. Kekurangan Teori Atom Thompson Berikut kekurangan teori atom Thompson Tidak mampu menjelaskan tentang susunan muatan positif. Tidak mampu menjelaskan tentang inti atom. C. Teori Atom Rutherford 1. Definisi Teori Atom Rutherford Teori atom Rutherford diusulkan oleh Ernest Rutherford, seorang ilmuwan asal New Zealand, ia memperkenalkan model atom seperti “planet”, yaitu model atom dengan elektron bermuatan negatif bergerak mengelilingi inti atom yang bermuatan positif sama seperti planet mengelilingi matahari. Model ini dikembangkan berdasarkan hasil eksperimen foil emas Rutherford yang terkenal, yang melibatkan penembakan seberkas partikel alfa pada lembaran tipis foil emas dan mengukur defleksinya. Rutherford menemukan bahwa sebagian besar partikel alfa melewati langsung foil, tetapi beberapa dibelokkan, menunjukkan adanya inti kecil bermuatan positif di pusat atom. Model ini merupakan peningkatan yang signifikan dari model sebelumnya, seperti model roti kismis yang diusulkan oleh Thomson, yang tidak cukup menjelaskan perilaku partikel yang diamati dalam percobaan kertas emas. Berikut gambar model atom Rutherford Secara lebih rinci berikut pendapat Rutherford mengenai model atom Elektron yang bermuatan negatif bergerak mengelilingi inti atom yang bermuatan positif dengan kecepatan yang sangat tinggi. Atom mempunyai inti berupa muatan positif yang menjadi pusat massa atom. Penyebaran partikel alfa tidak dipengaruhi oleh awan elektron. Sebagian besar dari atom merupakan permukaan yang hampa atau kosong. Sebagian kecil partikel alfa yang lewat akan dibelokkan dan sedikit sekali dipantulkan. Sebagian besar lainnya tidak mengalami pembelokkan/hambatan. 2. Kelebihan Teori Atom Rutherford Berikut kelebihan teori atom Rutherford Mampu menggambarkan dan menjelaskan bentuk lintasan elektron yang mengelilingi inti atom. Mampu menjelaskan bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti atom yang dimana satu sama lain terpisah oleh ruang hampa. Mampu menjelaskan pergerakan elektron disekitar inti atom 3. Kekurangan Teori Atom Rutherford Berikut kekurangan teori atom Rutherford Tidak mampu menjelaskan mengapa elektron tidak pernah jatuh ke dalam inti atom sesuai dengan teori fisika klasik. Tidak mampu menjelaskan tentang spektrum garis pada atom hidrogen H. Tidak mampu menjelaskan letak elektron dan cara rotasinya terhadap inti atom. Elektron yang bergerak akan memancarkan energi, sehingga energi atom menjadi tidak stabil. D. Teori Atom Neils Bohr 1. Definisi Teori Atom Neils Bohr Teori atom Bohr adalah teori tentang struktur atom yang dikemukakan oleh fisikawan Denmark, Niels Bohr. Teori ini menjelaskan bahwa elektron-elektron yang bergerak di sekitar inti atom hanya dapat berada dalam orbit-orbit tertentu yang dikenal sebagai “orbit bohr”. Teori ini juga menjelaskan bahwa energi yang dibebaskan atau diserap oleh atom terjadi saat elektron naik atau turun antara dua orbit yang berdekatan. Teori Bohr sangat bermanfaat dalam memahami fenomena-fenomena kuantum yang terjadi pada skala atomik. Namun, teori ini tidak dapat menjelaskan semua aspek dari struktur atom, dan telah digantikan oleh teori-teori yang lebih canggih seperti teori kuantum mekanik. Berikut gambar model atom Neils Bohr Secara lebih rinci berikut pendapat Neils Bohr mengenai model atom Elektron dalam atom bergerak melalui lintasan yang merupakan tingkat energi tertentu, dengan demikian elektron juga mempunyai energi tertentu. Selama bergerak dalam lintasannya elektron tidak memancarkan energi disebut keadaan stationer atau dasar. Elektron dalam atom dapat menyerap energi dan pindah ke lintasan/tingkat energi yang lebih tinggi disebut eksitasi atau promosi. 2. Kelebihan Teori Atom Neils Bohr Berikut kelebihan teori atom Neils Bohr Mampu memperbaiki kelemahan dari teori atom Rutherford. Mampu membuktikan adanya lintasan elektron untuk atom hidrogen. Mampu menjelaskan spektrum atom hidrogen secara akurat. 3. Kekurangan Teori Atom Neils Bohr Berikut kekurangan teori atom Neils Bohr Tidak mampu menjelaskan spektrum warna dari atom-atom yang mempunyai banyak elektron atau yang lebih kompleks. Tidak mampu menjelaskan adanya garis-garis halus dalam spektrum hidrogen efek Zeeman karena Bohr menganggap elektron sebagai partikel. Model atom Bohr memiliki nilai momentum sudut lintasan ground state yang salah. Tidak mampu mengetahui intensitas relatif garis spektra. Tidak mampu menjelaskan struktur garis spektra yang baik. Tidak mampu menjelaskan atom selain atom hidrogen. E. Teori Atom Mekanika Kuantum Teori mekanika kuantum diperkenalkan oleh Erwin Schrodinger, fisikawan asal Austria dan Werner Heisenberg, fisikawan asal Jerman. Mereka berpendapat bahwa atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron-elektron. Dimana posisi elektron tidak hanya ada di lintasan-lintasan sehingga tidak bisa ditentukan posisinya secara pasti. Namun posisi elektron dapat diprediksi melalui peluang keberadaan elektron. Daerah yang memiliki peluang yang besar disebut dengan orbital. Orbital digambarkan berupa awan, yang tebal tipisnya menyatakan besar kecilnya kemungkinan ditemukan elektron di daerah tersebut. Berikut gambar model atom Neils Bohr Mekanika Kuantum Teori Schrodinger dan prinsip ketidakpastian Heisenberg melahirkan model atom mekanika kuantum sebagai berikut Posisi elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti. Atom mempunyai kulit elektron. Setiap kulit elektron memiliki subkulit elektron. Setiap subkulit elektron memiliki sub-sub kulit elektron. 2. Kelebihan Teori Atom Mekanika Kuantum Berikut kelebihan teori atom Mekanika Kuantum Mampu mengetahui dimana kebolehjadian menemukan elektron orbital. Mampu mengukur perpindahan energi eksitasi dan emisinya. Mampu mengidentifikasi bahwa pada inti atom terdapat proton dan netron kemudian dikelilingi oleh elektron yang berputar pada porosnya / orbitalnya. Mampu menjelaskan sifat atom dan molekul yang berelektron lebih dari satu. 3. Kekurangan Teori Atom Mekanika Kuantum Berikut kekurangan teori atom Mekanika Kuantum Persamaaan gelombang Schrodinger hanya dapat diterapkan secara eksak untuk partikel dalam kotak dan atom dengan elektron tunggal. Model atom kuantum sulit diterapkan di sistem makroskopik. Demikianlah pembahasan kita terkait Perkembangan Teori Atom. Terima kasih, semoga bermanfaat. Oleh Muhammad Rasikh Ilmi,
Halo Sobat Zenius! Di artikel kali ini gue bakalan membahas mengenai teori mekanika kuantum. Tapi sebelum itu gue pengen nanya, sebelumnya elo sudah mempelajari tentang teori Bohr, bukan? Nah, ternyata teori Bohr memiliki banyak kelemahan lho, guys. Ia hanya menjelaskan tentang kulit atom saja, selain itu ia juga tidak menjelaskan spektrum pancar atom yang mengandung lebih dari satu elektron. Padahal, di balik kulit atom terdapat yang namanya subkulit dan di dalamnya lagi terdapat orbital. Setelah mengetahui kelemahan teori Bohr, maka para ahli mencoba untuk mengemukakan teori-teorinya. Teori itulah yang menjadi dasar dari mekanika kuantum. Yuk, simak lebih jauh penjelasan di bawah ini! Max Planck Max Planck merupakan seorang fisikawan Jerman yang dianggap sebagai bapak mekanika kuantum. Ia mematahkan teori fisika klasik yang mengatakan bahwa cahaya merupakan suatu gelombang. Teori fisika klasik tersebut bertahan lama hingga Planck menemukan teori baru dan sangat revolusioner, yaitu gelombang cahaya termasuk dalam gelombang dan suatu partikel. Louis de Broglie Louis de Broglie menyatakan bahwa partikel kecil yang bergerak sangat cepat seperti elektron memiliki sifat seperti gelombang. De Broglie merumuskan suatu persamaan dimana panjang gelombang yang ditimbulkan ketika suatu partikel bergerak. Persamaannya bisa dilihat sbb Keterangan λ = panjang gelombang h = ketetapan planck m = massa v = cepat rambat gelombang Werner Heisenberg Teori menurut Heisenberg ini biasa disebut juga sebagai teori ketidakpastian. Mengapa disebut sebagai teori ketidakpastian? Hal ini karena posisi dan momentum elektron tidak bisa ditentukan secara pasti. Erwin Schrodinger Dari teori de Broglie dan Heisenberg, maka muncullah teori atom mekanika gelombang dikemukakan oleh Schrodinger yang menyatakan bahwa posisi dan momentum elektron tidak bisa ditentukan secara pasti. Yang bisa ditentukan adalah probabilitas kemungkinan daerahnya menemukan elektron. Daerah dengan probabilitas menemukan elektron terbesar disebut dengan orbital. Untuk menemukan tingkat energi, bentuk, dan orientasi orbital, maka teori mekanika kuantum yang dikemukakan Erwin Schrodinger mencakup tiga jenis bilangan kuantum yang terdiri dari bilangan kuantum utama, azimut, dan magnetik. Selengkapnya akan dibahas pada bagian bilangan kuantum di bawah ini. Model Atom Mekanika Kuantum Sebelum kita ke bilangan kuantum, alangkah baiknya kita mengenal model atom mekanika kuantum terlebih dahulu. Tak kenal maka… tak paham dong. Yuk langsung aja kita bahas! Model atom mengalami perkembangan dari yang pertama yaitu model atom Dalton, kemudian disempurnakan oleh Thomson, masih kurang sempurna dan disempurnakan lagi oleh Rutherford. Selanjutnya Bohr, dan ternyata masih ada kelemahan hingga akhirnya berkembang lagi menjadi model atom Mekanika Kuantum hingga saat ini. Model Atom Dalton Dalton menyebutkan bahwa partikel terkecil dari suatu materi disebut atom. Jadi, ketika ada suatu benda kemudian dibagi dan dibagi terus menerus sampai kecil, hingga ditemukan benda tersebut sudah tidak bisa dibagi lagi, itu disebut atom. Model Atom Thomson Ternyata, Thomson menemukan bahwa bagian terkecil dari suatu materi bukanlah atom. Sehingga, teori Dalton menjadi runtuh. Ia menemukan partikel penyusun atom. Thomson menemukan partikel sub atomik yang bermuatan negatif, bernama elektron atau sinar katoda. Teori Thomson menyatakan bahwa atom memiliki muatan yang bernilai positif, kemudian terdapat partikel-partikel negatif yang menyelimuti atom tersebut, sehingga bentuknya seperti roti kismis. Maka dari itu model atom Thomson dikenal dengan sebutan model bola kismis. Model Atom Rutherford Selanjutnya Rutherford ingin membuktikan apakah teori Thomson benar atau tidak. Ternyata, ditemukan bahwa atom terdiri dari rongga-rongga kosong dan terdapat inti atom yang bermuatan positif. Nah, massa atom itu berpusat di inti, sehingga elektron tidak berpengaruh terhadap massa atom. Model Atom Bohr Ternyata, model atom Rutherford diketahui memiliki beberapa kelemahan teori nih, guys. Sehingga, Niels Bohr dan Ernest Rutherford melakukan percobaan lagi, hingga akhirnya dicetuskan model atom Bohr. Model ini menyatakan bahwa atom terdiri dari inti atom yang mengandung proton dan neutron yang dikelilingi oleh elektron. Jadi, si elektron ini berputar dalam orbitnya dengan tingkatan energi tertentu. Tingkat energi tertentu itulah yang dinamakan dengan orbit atau kulit atom n, yaitu K, L, M, N. Tapi, model atom Bohr ini ternyata ada kelemahannya. Ia hanya dapat menjelaskan spektrum dari atom atau ion yang berelektron tunggal. Model Atom Mekanika Kuantum Model atom terakhir yang masih eksis hingga saat ini adalah mekanika kuantum. Model ini menyatakan bahwa atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh awan-awan elektron. Dari teori inilah ditemukan empat jenis orbital, yaitu s, p, d, f. Berikut gambaran modelnya Model atom mekanika kuantum sumber gambar Sebelum lanjut, yuk download dulu aplikasi Zenius. Elo bisa dapetin akses ke ribuan materi pelajaran, latihan soal, dan fitur-fitur gratis Zenius. Tinggal klik aja gambar di bawah sesuai gadget elo, ya! Download Aplikasi Zenius Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan contoh soal di Zenius. Maksimaln persiapanmu sekarang juga! Bilangan Kuantum Nah, sekarang kita mengenal macam-macam bilangan kuantum, yuk! Bilangan Kuantum Utama n Bilangan kuantum utama menyatakan tingkat energi utama elektron yang dimiliki dari suatu atom. Bilangan ini dilambangkan dengan n yang melambangkan kulit atom pada model atom Bohr. Kita review kembali bahwa pada model atom Bohr terdapat jenis kulit K n=1, L n=2, M n=3, N n=4, O n=5, dst. Semakin besar nilai n, maka akan semakin besar juga ukuran orbital dan tingkat energinya. Bilangan Kuantum Azimut l Kalau tadi bilangan kuantum utama menyatakan kulit atom, nah kalau bilangan azimuth ini menyatakan suatu bentuk orbital atau sub-kulit atom. Lalu, banyaknya sub kulit ini tergantung pada banyaknya tingkat energi utama kulit. Maksudnya begini, kalau jumlah kulit n adalah 1, maka sub kulit l yang diperbolehkan hanya 1. Coba deh lihat di bawah ini Bilangan kuantum azimuth sumber gambar video materi Zenius Begitu seterusnya, tapi untuk saat ini belum ditemukan atom yang elektronnya mengisi sub kulit 5g, sehingga hanya dibahas sampai sub kulit s, p, d, dan f. Bilangan Kuantum Magnetik m Selanjutnya adalah bilangan kuantum magnetik yang dilambangkan dengan m. Bilangan ini menyatakan orientasi dari orbital, bentuk khusus orbital, atau ukuran orbital. Dimana nilai m yang diperbolehkan yaitu m = –l sampai +l. Bilangan kuantum azimuth sumber gambar video materi Zenius Dari gambar di atas, kamu bisa mengetahui bahwa sub kulit s l=0 memiliki harga m=0 yang artinya dia hanya punya 1 buah orbital. Kemudian, sub kulit p l=1 memiliki harga m=-1, 0, 1 yang artinya dia memiliki 3 buah orbital. Begitu deh seterusnya. Bilangan Kuantum Spin s Bilangan kuantum yang terakhir adalah spin atau dilambangkan dengan huruf s. Tahukah kamu bahwa selain berevolusi mengelilingi inti, ternyata elektron juga berotasi lho, guys. Nah, itulah yang akan dibahas pada bilangan kuantum spin, dimana bilangan ini akan mendeskripsikan arah spin elektron di dalam orbital. Harga s yang diperbolehkan adalah – ½ atau + ½. Bilangan kuantum spin, penulisan tanda panah ke atas didahulukan sumber gambar video materi Zenius Harga s = + ½ dilambangkan dengan tanda panah mengarah ke atas, sedangkan untuk harga s = – ½ dilambangkan dengan tanda panah yang mengarah ke bawah. Dalam penulisannya, tanda panah mengarah ke atas harus diutamakan atau didahulukan. Konfigurasi Elektron Selanjutnya, kita akan mempelajari tentang konfigurasi elektron mekanika kuantum. Wah apa itu? Konfigurasi elektron merupakan gambaran distribusi elektron dalam orbital-orbital penyusun atom. Elo harus tau dulu nih prinsip-prinsip dalam menyusun atom, yaitu asas aufbau, kaidah hund, dan larangan pauli. Asas Aufbau Asas ini menyatakan bahwa pengisian elektron dimulai dari sub kulit yang memilAturan dari konfigurasi elektron mekanika kuantum yang pertama adalah aturan menurut asas Aufbau. Asas ini menyatakan bahwa pengisian elektron dimulai dari subkulit yang memiliki tingkat energi terendah lebih dulu. Begini urutan dari tingkat energi yang terendah hingga yang tertinggi Tingkatan energi menurut asas aufbau sumber gambar video materi Zenius Kaidah Hund Kaidah selanjutnya adalah kaidah hund, yang menyatakan bahwa elektron di dalam suatu orbital tidak boleh berpasangan sebelum masing-masing orbital dalam sub kulit terisi masing-masing 1 elektron. Agar lebih jelas, coba lihat pada gambar di bawah ini Penulisan orbital sesuai kaidah hund sumber gambar video materi Zenius Pada kaidah hund ini juga terdapat penyimpangan konfigurasi pada sub kulit d. Ternyata, sub kulit d menyukai keadaan stabil, yaitu ketika ½ penuh dan penuh. Contohnya bisa dilihat pada kasus Cr dan Cu berikut ini Contoh penyimpangan konfigurasi sub kulit d sumber gambar video materi Zenius Bisa dilihat bahwa pada orbital d sebenarnya tidak stabil karena kosong. Agar sub kulit d stabil, maka 1 elektron dari sub kulit s diberikan kepada d, sehingga d menjadi stabil. Asas Larangan Pauli Terakhir, aturan konfigurasi elektron mekanika kuantum adalah berdasarkan asas larangan Pauli. Asas ini menyebutkan bahwa elektron-elektron dalam menyusun atom memiliki masing-masing empat bilangan kuantum yang berbeda. Jadi, gak bisa tuh ada yang sama bilangan kuantumnya di dalam satu atom. Hal ini karena keempat bilangan kuantum menyatakan alamat dari suatu elektron. Coba elo lihat dari contoh di bawah ini Asas larangan pauli menggunakan bilangan kuantum yang berbeda pada setiap atom sumber gambar video materi Zenius Dari contoh di atas, kita bisa tau kalau tidak ada bilangan kuantum yang sama di dalam atom S tersebut. Kalau m-nya sama, maka s-nya berbeda. Contoh Soal Bilangan Kuantum Gimana nih guys, masih bingung gak? Udah paham dong pastinya. Biar makin paham lagi, yuk lihat contoh soal dan pembahasan di bawah ini! Soal 1 Tentukan konfigurasi elektron dari H, He, Li, O, Na, Ca, Fe, dan Br berdasarkan prinsip aufbau! Pembahasan soal 1 Soal 2 Tentukan keempat bilangan kuantum elektron terakhir dari atom Na, Fe, dan Co! Pembahasan 2 Oke, itu dia penjelasan dari materi teori mekanika kuantum yang akan elo temui di mata pelajaran Kimia kelas 10 ini. Sekarang udah paham kan tentang mekanika kuantum? Jadi, elo udah gak perlu lagi ketakutan kalau bertemu dengan contoh-contoh soal di atas. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat ya buat elo. Oh iya, selain materi Kimia, elo juga bisa belajar mata pelajaran lainnya lho bareng Zenius. Kayak Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Matematika, dll. Kalau elo berlangganan Zenius sekarang, elo akan mendapatkan potongan harga hingga 80% lho. Caranya gampang, elo tinggal download aplikasi Zenius atau klik banner di bawah ini ya! Oh iya, elo juga boleh banget langsung cek di sini buat tonton video materi dari kakak tutor kimia yang super duper keren, tentunya bakal bikin elo bersahabat dengan kimia. Jangan lelah untuk belajar ya, guys! Have a nice day! Baca Juga Artikel Lainnya Struktur Atom Sifat Periodik Unsur Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Originally Published January 13, 2021Updated by Sabrina Mulia Rhamadanty
kelebihan dan kekurangan model atom mekanika kuantum